Kapolres Nagekeo Warnning Keras BPN Nagekeo di Depan Warga Penghadang Titik Nol Waduk Lambo

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 21:21 WIB
Tampak Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata (paling kiri) saat berdialog bersama BPN Nagekeo dan masyarakat yang menghentikan aktivitas proyek di lokasi titik nol Waduk Lambo,  Selasa (2/8/2022).  (victorynews.id/Bernard Sapu)
Tampak Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata (paling kiri) saat berdialog bersama BPN Nagekeo dan masyarakat yang menghentikan aktivitas proyek di lokasi titik nol Waduk Lambo, Selasa (2/8/2022). (victorynews.id/Bernard Sapu)

MBAY, VICTORYNEWS - Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata memberikan peringatan (warnning) keras kepada petugas BPN Kabupaten Nagekeo di hadapan warga penghadang di lokasi titik nol Waduk Lambo, Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo, Selasa (2/8/2022). 

Kapolres Nagekeo yang memimpin langsung anggotanya mencari jalan mediasi dengan warga terdampak yang menutup akses di titik nol Waduk Lambo. 

Terlihat hadir Kepala BPN Nagekeo, Dominikus B Insantuan, perwakilan keluarga besar dari Desa Ulupulu, David Lado dan mewakili keluarga besar Suku Kawa, Ferdinandus Dhosa.

Baca Juga: Serbu Kantor BPN Nagekeo, Warga Temukan Berkas Ganti Rugi Waduk Lambo Belum Dikirim

Di hadapan warga penghadang titik nol, Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Prana langsung memberikan kesempatan kepada BPN Nagekeo untuk menjawabnya.

Kepala BPN Nagekeo, Dominikus B Insantuan di hadapan warga yang menghentikan aktivitas proyek Waduk Lambo menyampaikan, keterlambatan pembayaran ganti rugi lahan bukan domainnya, akan tetapi pihak BWS NT II dan LMAN.

"Kalau saya hanya validasi berkas dan dikirim ke pihak BWS NT II. Itu saja tugas saya," ungkapnya.

Baca Juga: Ganti Rugi Lahan Waduk Lambo Molor, Pengamat : Pemkab Nagekeo Jangan Duduk Manis

Yudha Pranata, secara tegas langsung menanggapi jawaban yang dijelaskan pihak BPN Nagekeo tersebut.

"Selama tiga bulan bapak Kepala BPN Nagekeo kerja apa saja. Berkas yang bapak BPN Nagekeo kirim ke pihak BWS NT II itu semuanya salah. Karena kesalahan itulah pihak BWS NT II mengirim balik kepada pihak BPN Nagekeo. Memangnya yang ngurus validasi berkas masyarakat punya itu hanya bapak Kepala BPN Nagekeo sendiri," tanya Yudha. 

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X