'Perang Lawan Stunting', Seruan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi untuk Kepala Daerah di NTT

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:03 WIB
Wakil Gubernur NTT sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting NTT menagjak seluruh kepala daerah, stakeholder, masyarakat untuk berperang lawan stunting mulai hari ini. (victorynews.id/Beverly)
Wakil Gubernur NTT sekaligus Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting NTT menagjak seluruh kepala daerah, stakeholder, masyarakat untuk berperang lawan stunting mulai hari ini. (victorynews.id/Beverly)

 

KUPANG, VICTORYNEWS-Wakil Gubernur NTT Josef mengajak seluruh kepala daerah, stakeholder, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan melawan stunting agar bisa turun minimal 10 persen.

Josef Nae Soi mengatakan ada berbagai macam strategi yang bisa dilakukan untuk mempercepat penurunan stunting namun yang utama adalah bagaimana komitmen kepala daerah (bupati/wali kota) dan Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kabupaten/kota yang dipercayakan kepada wakil bupati dan wakil wali kota di NTT.

Josef Nae Soi mengatakan jabatan hanyalah sementara namun jika kita memanfaatkan jabatan dan kepercayaan masyarakat dan pemerintah pusat saat ini menjadi pemimpin di daerah maka tinggalkanlah kinerja terbaik, salah satunya menurunkan angka stunting di NTT.

Baca Juga: Ketum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid Promosikan Labuan Bajo di Sydney

"Legacy itu penting. Apa yang mau kita tinggalkan setelah kita tidak lagi menjabat. Jika kita kerja dengan baik, salah satu yang kita wariskan pada generasi berikut yakni angka stunting turun bahkan mencapai zero stunting," ungkapnya.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan data BKKBN terbaru menunjukkan jumlah anak yang mengalami stunting di NTT mencapai 91.032 anak.

Sementara jumlah keluarga yang berpotensi menghasilkan anak stunting di NTT mencapai 603.893.

NTT kaya akan potensi alam dan makanan namun angka stunting kita sangat tinggi.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PERHATIAN! GMIT Kini telah Dirikan YLBH Abdi Damai

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:20 WIB

Polda NTTĀ Dukung Target Indonesia Emas Tahun 2045

Senin, 5 Desember 2022 | 20:10 WIB
X