Petani Besmarak Kupang Sebut Hasil Melimpah, Tetapi Masih Kekurangan Air

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:51 WIB
Inilah lahan milik Eli Nainatu yang digunakan untuk menanam tomat, cabai dan buncis di Desa Besmarak, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT.  (victorynews.id/mikael umbu)
Inilah lahan milik Eli Nainatu yang digunakan untuk menanam tomat, cabai dan buncis di Desa Besmarak, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT. (victorynews.id/mikael umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS-Petani di Desa Besmarak, Kabupaten Kupang, NTT mengaku hasil penen melimpah. Meskipun hasil panen melimpah, petani Besmarak masih keluhkan kekurangan air.

Petan Besmarak hanya bisa menanam jika memiliki sumur bor sendiri. Air dari sumur bor tersebut digunakan untuk menyiram tanaman.

Seandainya petani besmarak tidak mengalami kendala kekurangan air, hasil panen petani pasti akan berlipat ganda.

Baca Juga: Dikirimi Video Praktek Judi, DPRD TTS Minta Kapolda NTT Turun Tangan

"Untuk hasil panen di sini sangat melimpah, tapi yang menjadi masalah adalah kurang air," ujar Eli Nainatun, kepada Victorynews.id di Desa Besmarak, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, Kamis (4/8/2022).

Ia mengungkapkan, lahan miliknya seluas 4200 m² digunakan untuk menanam tomat, buncis dan cabai.

Saat dibeli pada tahun 2017 dari masyarakat setempat, lokasi itu belum memiliki sumber air dan pada tahun berikutnya baru dilakukan penanaman.

Baca Juga: Seluruh Nama Rumah Sakit Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Diganti

"Saya beli tahun 2017 dan tahun 2018 baru mulai tanam, saat itu air susah tetapi dengan modal sendiri saat ini sudah bisa membangun satu sumur bor," ujarnya.

Menurutnya, sumur bor yang digunakan saat ini pada musim tertentu mengalami kekeringan sehingga harus meminta bantuan petani lain.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah!!! Kabupaten Malaka Miliki Sekda Definitif

Senin, 19 September 2022 | 14:50 WIB
X