Data Stunting NTT Turun di 19 Kabupaten/kota, Naik di 3 Kabupaten

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 10:17 WIB
Jumlah angka stunting di kabupaten kota di NTT ada yang bergerak turun dan naik (Pikiran rakyat)
Jumlah angka stunting di kabupaten kota di NTT ada yang bergerak turun dan naik (Pikiran rakyat)

KUPANG, VICTORYNEWS- Pemerintah provinsi (Pemprov) NTT bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota terus bekerja keras untuk menurunkan stunting.

Komitmen itu ditunjukkan dengan berbagai cara baik melibatkan pihak swasta dan seluruh stakeholder dalam aksi sosial yang dilakukan.

Berdasarkan hasil timbang dan hasil ukur periode Februari 2022 maka ditemukan ada 19 kabupaten/kota  yang mengalami tren penurunan stunting.

Baca Juga: Lima Delegasi Indonesia Menari Gemu Fa Mi Re di Kamboja

Berikut data lengkap yang diperoleh victorynews.id dari Pokja Stunting NTT. Data ini adalah perbandingan angka stunting Februari 2021-Februari 2022.

Ada 19 kabupaten/kota yang mengalami penurunan yaitu :

1. Kabupaten Sumba Barat turun dari 28,7 persen menjadi 22,7 persen.
2. Kabupaten Sumba Timur 23.3 turun menjadi 20.9 persen.
3. Kabupaten Kupang 24.6 persen turun menjadi 24.1
4. Kabupaten Timor Tengah Selatan 35.3 persen turun menjadi 29.8 persen
5. Kabupaten Belu 21.2 persen turun menjadi 16.2 persen.
6. Kabupaten Alor 21.4 persen turun menjadi 15.6 persen

Data stunting di 22 kabupaten/kota se-NTT (Pokja Stunting NTT)

7. Kabupaten Lembata 23.3 persen turun menjadi 22.7 persen
8. Kabupaten Flores Timur 22.6 persen turun menjadi 20.4 persen
9. Kabupaten Sikka 18.9 persen turun menjadi 17.2 persen
10. Kabupaten Ende 18.0 persen turun menjadi 12.7 persen
11. Kabupaten Ngada 14.6 persen turun menjadi 10.6 persen
12. Kabupaten Manggarai 21.6 persen turun menjadi 20.1 persen
13. Kabupaten Manggarai Barat 18.8 persen turun menjadi 16.2 persen.
14. Kabupaten Sumba Tengah 11.1 persen turun menjadi 8.8 persen.

Baca Juga: Tersiksa 'Digilir' Tiga Majikan dengan Perlakuan Kasar, TKW di Dubai Minta Pulang
15. Kabupaten Nagekeo 10.4 persen tetap 10.4 persen
16. Kabupaten Manggarai Timur 14.1 persen turun menjadi 11.6 persen.
17. Kabupaten Sabu Raijua 31.7 persen turun menjadi 24.4 persen
18. Kabupaten Malaka 24.4 persen turun 18.9 persen
19. Kota Kupang 27.6 persen turun menjadi 25.1 persen.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda NTTĀ Dukung Target Indonesia Emas Tahun 2045

Senin, 5 Desember 2022 | 20:10 WIB
X