57 WBP Lapas Lewoleba Terima Remisi Umum HUT ke 77 Kemerdekaan RI

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:24 WIB
Kepala Lapas Kelas III Lewoleba Andreas Wisnu Saputro membacakan SK remisi umum HUT RI di Lapas Kelas III Lewoleba, Rabu (17/8/2022) (victorynews.id/hiero bokilia)
Kepala Lapas Kelas III Lewoleba Andreas Wisnu Saputro membacakan SK remisi umum HUT RI di Lapas Kelas III Lewoleba, Rabu (17/8/2022) (victorynews.id/hiero bokilia)

LEWOLEBA, VICTORYNEWS-Sebanyak 57 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Lewoleba atau Lapas Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT mendapatkan remisi umum HUT ke 77 Kemerdekaan RI tahun 2022.

Remisi umum bagi 57 WBP di Lapas Lewoleba tersebut diserahkan secara simbolis usai apel peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di halaman kantor Bupati Lembata, Rabu (17/8/2922).

Remisi umum HUT ke 77 Kemerdekaan RI bagi 57 WBP tersebut diserahkan kepada perwakilan WBP penerima remisi yang diserahkan oleh Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa didampingi petugas Lapas Lewoleba.

Baca Juga: RSU Mamami Gelar Adu Panco dan Mamami Fashion Street

Kepala Lapas Lewoleba Andreas Wisnu Saputro membacakan SK Remisi Umum 17 Agustus 2022 kepada WBP yang dihadiri pejabat struktural, pegawai, staf dan seluruh warga binaan bertempat di halaman depan Kapela Lapas Lembata.

Andreas Wisnu Saputro menjelaskan, remisi merupakan wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari narapidana. Jika mereka tidak berperilaku baik, maka hak remisi tidak akan diberikan.

Untuk itu ia berharap WBP yang mendapat remisi dapat meningkatkan keikutsertaan program di Lapas serta mentaati segala peraturan sehingga bisa mendapatkan haknya serta bisa bebas sesuai yang diharapkan.

Baca Juga: Kuat Ma'aruf, Asisten Rumah Tangga Putri Candrawathi Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Tahun ini, lanjutnya, terdapat 57 WBP Lapas Lembata yang menerima remisi, yang terdiri dari 54 orang dewasa dan tiga orang warga binaan anak.

Semula, kapas mengusulkan 65 orang warga binaan untuk menerima remisi hanya saja, lanjutnya, terdapat delapan orang WBP yang diusulkan belum bisa menerima remisi karena keterlambatan administrasi.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Ende Dukung Bank NTT Jadi Bank Devisa

Senin, 19 September 2022 | 18:41 WIB

Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Tanam Anakan Bambu

Sabtu, 17 September 2022 | 05:00 WIB
X