Minyak Tanah Langka, PMKRI Nilai Pemkab Ende Gagal

- Jumat, 16 September 2022 | 06:19 WIB
Ketua Presidium PMKRI cabang Ende, Ryan Laka Ma'u menilai bahwa Pemkab Ende gagal mengatasi kelangkaan minyak tanah di daerah itu.  (Victorynews.id/son bara)
Ketua Presidium PMKRI cabang Ende, Ryan Laka Ma'u menilai bahwa Pemkab Ende gagal mengatasi kelangkaan minyak tanah di daerah itu. (Victorynews.id/son bara)

ENDE, VICTORYNEWS-Buntut dari kelangkaan minyak tanah yang dialami masyarakat Kota Ende, NTT, dalam kurun waktu dua bulan terakhir, mendapat sorotan dari berbagai kalangan. PMKRI Cabang Ende menilai Pemkab Ende gagal mengatasi kelangkaan minyak tanah.


Sorotan dari PMKRI disampaikan Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende, Ryan Laka Ma'u, Kamis (15/9/2022) malam. Ia menilai Pemkab Ende gagal dalam mengatasi kelangkaan minyak tanah karena dua bulan terakhir masyarakat kesulitan mendapatkan minyak tanah.

Dalam pesan singkatnya yang diterima, victorynews.id, Ketua PMKRI Cabang Ende , menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ende di bawah kepemimpinan Bupati H Djafar Ahmad dan Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede, gagal memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga: DPRD DKI Usulkan Tiga Nama Pengganti Anies Baswedan ke Kemendagri

"Pemkab Ende saat ini gagal memenuhi kebutuhan masyarakat terkait kelangkaan minyak tanah. Bagi masyarakat terutama di kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, ketergantungan terhadap minyak tanah sangat tinggi untuk kebutuhan sehari-hari baik untuk kebutuhan rumah tangga, perdagangan, maupun untuk kebutuhan industri kecil," tegas dia.

Terkait solusi menjual minyak tanah di kantor lurah yang dilakukan Pemkab Ende, bagi PMKRI bukan langkah yang solutif. Sebab akan muncul masalah baru bagi masyarakat yang mengurus administrasi di kantor lurah.

"Ada dinas terkait, mengapa harus kantor lurah menjadi tempat solusi terakhir dari pemerintah dalam mengatasi kalangkaaan minyak tanah? Jika memang dinas terkait tidak bisa mengatasi hal ini silahkan mundur, jangan mengorbankan masyarakat yang setiap hari harus berbondong-bondong di kantor lurah," tegas dia.

Baca Juga: Walaupun Ditunda, KUA Cilandak tidak Ubah Tanggal Pernikahan Didi Mahardhika dan Cita Citata

Untuk itu PMKRI Cabang Ende mendesak Bupati Ende segera mencopot kepala dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Ende, karena dinilai tidak mampu untuk mengatasi kelangkaan minyak tanah di daerah itu.***

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Ende Dukung Bank NTT Jadi Bank Devisa

Senin, 19 September 2022 | 18:41 WIB

Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Tanam Anakan Bambu

Sabtu, 17 September 2022 | 05:00 WIB
X