Warga Dua Desa di Nagekeo Terima Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah PSN Waduk Lambo

- Jumat, 16 September 2022 | 16:12 WIB
Dari kanan ke kiri: Kepala BNI Cabang Ende, Iwayan Arya Suardana, Asisten I Setda Nagekeo Emanuel Ndun, Kajari Bajawa, Zulfikar Nasution, Kabid IV Pengadaan tanah BPN Provinsi NTT Siswo Haryono, saat penyerahan uang ganti rugi bagi tahap II bagi pemilik tanah PSN Waduk Lambo, di Mbay, Nagekeo, Jumat (Victorynews.id/bernard sapu)
Dari kanan ke kiri: Kepala BNI Cabang Ende, Iwayan Arya Suardana, Asisten I Setda Nagekeo Emanuel Ndun, Kajari Bajawa, Zulfikar Nasution, Kabid IV Pengadaan tanah BPN Provinsi NTT Siswo Haryono, saat penyerahan uang ganti rugi bagi tahap II bagi pemilik tanah PSN Waduk Lambo, di Mbay, Nagekeo, Jumat (Victorynews.id/bernard sapu)

MBAY, VICTORYNEWS-Warga dua Desa di Kabupaten Nagekeo, NTT, menerima uang ganti rugi pengadaan tanah untuk kepentingan Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Lambo, Jumat (16/9/2022).


Pemerintah menyalurkan uang ganti rugi tahap II bagi warga dua desa di Nagekeo atas pengadaan tanah PSN Waduk Lambo tersebut di aula Hotel Pepita, Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Bupati Nagekeo, melalui Asisten I Setda Nagekeo, Emanuel Ndun dalam sambutannya mengatakan, penyaluran Uang Ganti Rugi (UGR) tahap II ini diberikan kepada masyarakat dua desa yakni, Desa Labolewa Kecamatan Aesesa dan Desa Rendu Butowe , Kecamatan Aesesa Selatan.

Baca Juga: PON XXII Tahun 2028, NTT Akan Jadi Tuan Rumah Cricket


Jumlah penerima sebanyak 60 orang pemilik tanah dengan rincian 38 orang untuk penerima UGR dari Desa Labolewa dan 22 orang warga masyarakat Desa Rendu Butowe.

60 orang warga yang menerima uang ganti rugi tersebut telah melalui proses verifikasi hingga pencairan sesuai dengan nilai tanah yang telah dihitung dan disetujui bersama melalui pihak BPN RI Kabupaten Nagekeo.

"Pemberian UGR hari ini diharapkan berjalan baik dan lancar atas kerja sama kita semua," tandasnya.

Baca Juga: Akui Sasando Kekayaan Intelektual Masyarakat NTT, WIPO akan Berikan Sertifikat Pengakuan

Pada kesempatan yang sama, Kajari Bajawa, Zulfikar Nasution dalam sambutannya menyampaikan, pihak Kejaksaan,Polri dan TNI memang sudah diatur oleh undang-undang untuk mendukung pengadaan tanah untuk pembangunan PSN Waduk Lambo.

Dalam memberikan dukungan, kata dia, pihak Kejari Bajawa akan melihat apa yang menjadi hak dari para pemilik tanah.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Ende Dukung Bank NTT Jadi Bank Devisa

Senin, 19 September 2022 | 18:41 WIB

Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Tanam Anakan Bambu

Sabtu, 17 September 2022 | 05:00 WIB
X