BPS Kabupaten Kupang Gelar Rakor Data Registrasi Sosial Ekonomi, Ini Tujuannya!

- Selasa, 20 September 2022 | 19:32 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kupang dan tamu undangan foto bersama dalam kegiatan registrasi sosial ekonomi (Ragsosek) di Hotel Sotis Kupang, Selasa (20/9/2022).  (victorynews.id/mikael umbu)
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kupang dan tamu undangan foto bersama dalam kegiatan registrasi sosial ekonomi (Ragsosek) di Hotel Sotis Kupang, Selasa (20/9/2022). (victorynews.id/mikael umbu)

KUPANG, VICTORYNEWS-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kupang, NTT menggelar rapat koordinasi (Rakor) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022 di Hotel Sotis Kupang.

Rakor Pendataan Awal Regsostek tersebut tak hanya dilaksanakan BPS Kabupaten Kupang, tetapi digelar serentak oleh BPS Kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Turut hadir dalam Rakor Pendataan Awal Regsostek tersebut, Asisten 3 Setda Kabupaten Kupang, Novita Foenay, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Kupang, camat se-Kabupaten Kupang serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Kupang.

Baca Juga: Perseftim Flores Timur Kuburkan Ambisi Nirwana 04 FC Nagekeo untuk Lolos ke 8 Besar ETMC 2022 Lembata

Statistisik Ahli Muda BPS Kabupaten Kupang, Jonson Eduard menjelaskan, tujuan regsosek ini agar diperoleh data yang valid, satu data terkait data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

"Satu data untuk banyak pemanfaatan, di antaranya masalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan dikompilasi dan di data by name by adress," ujar Jonson, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: Tumbangkan Kristal FC, Perse Ende Melenggang ke Babak Delapan Besar ETMC 2022

Setelah pendataan, tambah Jonson, dilakukan tahapan pengolahan dan setelah tahapan pengolahan, ada satu tahapan yang lebih penting yaitu FKP (Forum Konsultasi Publik) yang melibatkan semua stakeholders sehingga perolehan data lebih terarah, terfokus dan capai sasaran.

Ia menyebut, pendataan ini akan dimulai pada tanggal 15 Oktober sampai dengan 14 November 2022.

Untuk Kabupaten Kupang, kata Jonson, melibatkan 645 petugas di antaranya Koordinator Sensus Kecamatan, Pemeriksa Lapangan dan Petugas Pendataan Lapangan.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PERHATIAN! GMIT Kini telah Dirikan YLBH Abdi Damai

Selasa, 6 Desember 2022 | 08:20 WIB

5 Suku di Malaka Segel Kantor Desa Numponi

Selasa, 29 November 2022 | 08:16 WIB
X