Pekerjaan Tuntas, PPK Proyek Puskesmas Bean dan Wowon di Lembata Berutang Kepada Kontraktor

- Kamis, 22 September 2022 | 22:26 WIB
Berto Take, Kuasa Hukum CV Lembah Ciremai (victorynews.id/hiero bokilia)
Berto Take, Kuasa Hukum CV Lembah Ciremai (victorynews.id/hiero bokilia)

LEWOLEBA, VICTORYNEWS-Pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pembangunan Puskesmas Bean dan Puskesmas Wowon di Lembata, NTT masih berutang alias belum membayar kewajiban kepada CV Lembah Ciremai selaku rekanan yang mengerjakan dua proyek tersebut.

Sisah utang proyek pembangunan Puskesmas Bean dan Wowon sebasar Rp2,4 miliar lebih. Hingga saat ini belum dibayar oleh PPK brinisial PKTM kepada kontraktor yakni CV Lembah Ciremai.


Kuasa hukum CV Lembah Ciremai Berto Take menyampaikan hal tersebut usai penetapan PPK yang berinisial PKTM sebagai tersangka kasus proyek pembangunan dua Puskesmas tersebut, Kamis (22/9/2022).

Baca Juga: Anda Kenal Patung Perunggu dari Sumba Barat? Ini Cara Membuat dan Kegunaannya!

Diketahui, Puskesmas Bean, terletak di Kecamatan Buyasuri dan Puskesmas Wowon, di Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT.


"Klien kami CV Lembah Ciremai sudah melaksanakan seluruh pekerjaan proyeknya dan bahkan sudah serah terima, tapi haknya belum dibayar," katanya.

Ia menambahkan, keterangan ahli kontruksi menyatakan pekerjaan pembangunan sudah sesuai kontrak kerja dan aturan kontruksi. Sayangnya, lanjut dia, Pemda dalam hal ini kuasa pengguna anggaran (KPA) dan PPK lalai dalam melakukan pengawasan.

"Klien kami rugi. Pemda melalui PPK tidak bayar sisa uang kontrak, padahal pekerjaan sudah 100 persen," tegas Berto Take.

Baca Juga: Mamih Popon Sakit, Raffi Ahmad dan Nagita Segera Pulang ke Indonesia

Pihak CV Lembah Ciremai meminta agar secepatnya Pemda Lembata membayar sisa hutang tersebut, mengingat banyak hal harus mereka selesaikan.

Kasus mandeknya pembayaran pekerjaan proyek oleh Pemda Lembata ini muncul sejak tahun 2021 saat suplayer dan para pekerja bangunan nekat menutup gedung Puskesmas Balauring di Wowon, Desa Tiba, Kecamatan Omesuri, dan Puskesmas Wairiang di Desa Bean, Kecamatan Buyasuri, pada Selasa (16/11/2021) lalu.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Ende Dukung Bank NTT Jadi Bank Devisa

Senin, 19 September 2022 | 18:41 WIB
X