Pemkab Ende Tetap Perjuangkan Honorer yang Belum Terverifikasi

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 18:07 WIB
Bupati Ende H Djafar Achmad didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Mathildis Mensi Tiwe, memberikan keterangan pers tentang tenaga honorer di Pemkab Ende. (victorynews.id/Son Bara)
Bupati Ende H Djafar Achmad didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Mathildis Mensi Tiwe, memberikan keterangan pers tentang tenaga honorer di Pemkab Ende. (victorynews.id/Son Bara)

ENDE, VICTORYNEWS - Kebijakan Pemerintah Pusat untuk menghapus tenaga honorer, berbuntut panjang.

Pasalnya kebijakan Pemerintah Pusat itu memunculkan polemik dan dugaan tebang pilih dalam penentuan tenaga honorer Pemkab Ende yang lolos pra verifikasi tahap I.

Polemik tenaga honorer Pemkab Ende dijawab Bupati Ende, H Djafar Achmad, saat menggelar jumpa pers di rumah jabatan Bupati Ende, Selasa (5/10/2022).

Baca Juga: Pemkab Ende Ungkap Lolos Verifikasi Tenaga Non ASN Bukan Untuk Mengikuti Tes P3K

Menurut Bupati Ende, Pemkab Ende tidak tebang pilih dalam seleksi data tenaga non ASN atau tenaga honorer lingkup Pemkab Ende.

Tim seleksi bekerja sesuai keputusan yang ditetapkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB.

"Tim bekerja sangat objektif, transparan, dan terbuka sesuai persyaratan yang disampaikan dari Kemenpan RB. Tidak ada tebang pilih, semua kita data sesuai durasi waktu yang diberikan ke masing-masing Pemkab. Hasilnya ada 1.336 tenaga non ASN yang lolos seleksi pra verifikasi tahap I," tegas Bupati Ende.

Baca Juga: Gelar Dialog Kerukunan Lintas Agama, Sekda Kabupaten Kupang: Kerukunan Antar Umat Beragama harus Tahan Uji

Tenaga non ASN atau tenaga honorer lingkup Pemkab Ende sudah didata sesuai arahan dan yang ada di setiap OPD.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Kabar Terbaru Nasib THL di Manggarai Timur

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:14 WIB
X