Peduli Bayi Pengidap Higroma Coli, Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur Galang Donasi

- Selasa, 15 November 2022 | 20:54 WIB
 Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur pose bersama bayi penderita Higroma coli atau higroma kistik dan kedua orangtuanya.  (victorynews.id/edvon malyanto)
Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur pose bersama bayi penderita Higroma coli atau higroma kistik dan kedua orangtuanya. (victorynews.id/edvon malyanto)

BORONG,VICTORYNEWS-Andreas Ellino Martines merupakan bayi berumur tiga bulan asal Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Bayi Andreas hanya bisa terbaring lesu lantaran mengidap Higroma coli

Higroma coli atau higroma kistik merupakan kelainan genetik berupa kista yang ditemukan pada leher atau kepala yang dapat ditemukan sejak perkembangan janin dalam kandungan. Kondisi ini disebabkan oleh kegagalan pembentukan kantung kelenjar getah bening dan pembuluh getah bening selama kehamilan.

Mendengar informasi tersebut, Bripka Heribertus AB Tena, selaku Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur langsung mendatangi keluarga bayi yang menderita Higroma coli tersebut dan melihat secara langsung kondisi kesehatan bayi.

Setelah melihat kondisi bayi, Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur memfasilitasi penggalangan donasi pengobatan untuk bayi Andreas Ellino Martines dengan berbagai pihak.

Baca Juga: MIRIS! Gara-gara Listrik Padam, Penyelenggaraan Musprov Percasi NTT Hanya Diterangi Lilin

Kasie Dokkes Polres Manggarai Timur Bripka Heri AB Tena berharap agar masyarakat dan semua pihak bersama-sama membantu bayi Andreas Ellino Martines untuk mendapat pengobatan atas Higroma coli atau higroma kistik yang dideritanya.

"Saat ini saya berusaha dalam proses penggalangan dana dengan berbagai pihak bisa segera dilakukan. Mohon kita sama-sama mendukung dan membantu agar bayi Andres segera mendapatkan penanganan medis baik di Bali maupun di Kupang. Semoga bantuan kita membuat dia sembuh dari sakit yang dideritanya,"ungkap Bripka Heri.

Andreas merupakan buah hati dari pasangan Nikolaus Celi Jandu dan Marta Dewi Sartika yang berdomisili di Tambak, tepatnya di RT 007/RW 004 Desa Nanga Labang, Kabupaten Manggarai Timur.

Informasi yang dihimpun victorynews.id, awalnya kedua orang tua bayi Andreas Ellino Martines menganggap bahwa bengkak dan benjolan di bagian bawah leher bukan suatu penyakit.

Baca Juga: SMK Kencana Sakti Haumeni Kunjungi Redaksi Victory News Sebagai Implementasi Merdeka Belajar

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Desa Berperan Penting dalam Penempatan PMI

Jumat, 27 Januari 2023 | 13:25 WIB
X