Pemkab Manggarai Timur Minta Pengelolah Kafe Clara di Pantai Cepi Watu Berhenti Beroperasi

- Kamis, 17 November 2022 | 17:59 WIB
 Sekretaris DPMPTSP bersama beberapa pegawai dan staf melakukan peninjauan di Kafe Clara, Kamis (17/11/2022). (victorynews.id/edvon malyanto)
Sekretaris DPMPTSP bersama beberapa pegawai dan staf melakukan peninjauan di Kafe Clara, Kamis (17/11/2022). (victorynews.id/edvon malyanto)

BORONG,VICTORYNEWS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan sidak ke Kafe Clara di Pantai Cepi Watu, Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Kamis (17/11/2022).

Sidak ini dilakukan menyusul adanya sejumlah pemberitaan oleh media lokal setempat terkait adanya dugaan praktik prostitusi Kafe Klara di Pantai Cepi Watu, Kota Borong tersebut.

Kepada victorynews.id Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Manggarai Timur, Selpyanus Tovin mengatakan, kedatangannya bersama jajaran staf DPMPTSP ke Kafe Clara untuk memastikan informasi yang diberitakan media massa terkait aktivitas kafe yang diubah menjadi tempat karaoke dan dugaan praktik prostitusi.

Baca Juga: Pengurus Pusat IMI Diminta Tidak Ikut 'Bermain' dalam Musprov IMI NTT

"Setelah kami cek memang aktivitasnya lebih dari kafe. Kemudian secara izin kafenya ada tapi punya orang lain dan sudah tutup. Untuk pengelola yang baru izinnya belum punya bahkan tidak terdata di aplikasi Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA). Untuk itu kami minta pengelolah kafe Clara supaya aktivitas kafe dan kegiatan karaoke dihentikan," jelas Selpyanus.

Menurutnya, terkait penutupan Kafe Klara tersebut belum dilakukan secara penuh, pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjadi leading sector, salah satunya Dinas Pariwisata selaku tata kelola.

"Izinnya tidak lengkap, maka aktivitas kafe dan karaoke harus dihentikan dulu. Kami akan buatkan berita acara terkait hal ini ke Pemda Matim. Bilamana masih ada yang liar beroperasi dan belum kantongi izin yang jelas maka risiko ditanggung sendiri,"ungkapnya.

Baca Juga: Ingin Berpergian! Simak Cuaca di Daratan Timor Hingga 21 November 2022

Dirinya juga meminta kepada seluruh pemilik maupun pengelola kafe di pantai Cepi Watu jika ingin usahanya terus beroperasi maka harus urus izin secara lengkap.

"Berita acara akan kami segera keluarkan terkait pantauan kami hari ini untuk dikirim ke Bupati Manggarai Timur, tembusan Sekda, Dinas Pariwisata bahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Instansi terkait lainnya. Apabila kegiatan masih dilakukan, maka tim terpadu ambil langkah tegas, tim terpadu itu terdiri dari kepolisian, Satpol PP dan instansi terkait, maka mereka akan menutup secara langsung,"pungkasnya

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Desa Berperan Penting dalam Penempatan PMI

Jumat, 27 Januari 2023 | 13:25 WIB
X