Klaim Stunting Turun, Bupati Malaka Ingatkan Pimpinan OPD Jangan Merasa Puas

- Selasa, 22 November 2022 | 20:15 WIB
 Bupati Malaka, Simon Nahak (Tengah) didampingi Kepala Bappeda, Raymon Yani Baria bersama Koordinator USAID Momentum Cluster Timor, dr Yustina Yudha Nita saat membuka kegiatan Seminar Akhir Road Map dan Rencana Aksi Daerah, Percepatan Penurunan Stunting Angka Kematian Ibu dan Bayi Kabupaten Malaka,  (victorynews.id/wilfrid wedi)
Bupati Malaka, Simon Nahak (Tengah) didampingi Kepala Bappeda, Raymon Yani Baria bersama Koordinator USAID Momentum Cluster Timor, dr Yustina Yudha Nita saat membuka kegiatan Seminar Akhir Road Map dan Rencana Aksi Daerah, Percepatan Penurunan Stunting Angka Kematian Ibu dan Bayi Kabupaten Malaka, (victorynews.id/wilfrid wedi)

BETUN,VICTORYNEWS-Pemerintah Kabupaten Malaka mengklaim bahwa angka stunting di daerah tersebut mengalami penurunan. Namun Bupati Malaka mengingatkan Pimpinan OPD dan semua stekholders agar jangan merasa puas meskipun kasus stunting berkurang.

Berdasarkan data dari Pemkab Malaka, angka stunting di Kabupaten Malaka relatif turun. Pada Februari 2022 sebanyak 18 persen, pada periode Agustus 2022 turun menjadi 15,9 persen atau 2.582 anak stunting sudah ditangani secara baik.

Bupati Malaka Simon Nahak dalam kegiatan Seminar Akhir Road Map dan Rencana Aksi Daerah Percepatan Penurunan Stunting, Angka Kematian Ibu dan Bayi, Selasa(22/11/2022) mengingatkan kepada pimpinan OPD dan LSM terkait agar jangan puas dengan angka stunting yang sudah turun itu.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 di Qatar: Arab Saudi Permalukan Argentina 2-1 di Babak Penyisihan Grup C

"Sebab untuk menangani stunting kita harus terus melakukan gebrakan. Kita jangan puas dan jangan lengah karena angka yang kita capai itu bisa saja naik. Kendati demikian, capaian itu baru 15,9 persen kalau dihitung baru 2.582 balita yang sudah ditangani secara baik, " ungkapnya.

Ia berencana merumuskan Peraturan Bupati (Perbup) agar pimpinan OPD bisa menjadi bapak mama asuh dari anak yang terkena stunting.

"Saya sendiri sudah menjadi bapak asuh dan untuk sementara baru empat orang anak dan saya punya niat untuk membantu orang lemah sesuai dengan ajaran agama yang saya geluti," tandasnya.

Baca Juga: Sambut HUT Polres Nagekeo ke-III, Kapolres Nagekeo bersama Ketua Bayangkari Bagi Bansos kepada Warga

Bupati Malaka berharap, peserta kegiatan yang hadir jangan merasa diri lemah, tetapi harus yakin sangat kuat, sehingga bisa membantu orang yang lemah dan itu harus mulai diri sendiri.

"Karena itu, saya mencoba memberikan contoh kepada teman-teman supaya kita harus mulai dari sekarang. Bahkan, saya sering teriak kalau bukan sekarang kapan lagi kalau bukan kita siapa lagi," cetusnya.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X