Pengamat: Deklarasi Dukungan bagi Andika Perkasa sebagai Cara Melihat Respons Publik

- Kamis, 24 November 2022 | 04:48 WIB
Pemuda dan Pemudi Kota Kupang yang tergabung dalam Relawan KOBAR API deklarasikan dukungan kepada Jenderal Andika Perkasa menjadi calon presiden pada Pemilu 2024. Deklarasi dilaksanakan, Rabu (23/11/2022). (victorynews.id/simon selly)
Pemuda dan Pemudi Kota Kupang yang tergabung dalam Relawan KOBAR API deklarasikan dukungan kepada Jenderal Andika Perkasa menjadi calon presiden pada Pemilu 2024. Deklarasi dilaksanakan, Rabu (23/11/2022). (victorynews.id/simon selly)

KUPANG,VICTORYNEWS-Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Ahmad Atang, menilai deklarasi relawan Jenderal Andika Perkasa untuk menjadi Calon Presiden (Capres) Tahun 2024, yang dilakukan KOBAR API merupakan cara untuk melihat respons publik.

Hal ini disampaikan Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Ahmad Atang kepada victorynews.id, Rabu (23/11/2022), melalui sambungan telepon.

Ia menilai, apa yang dilakukan relawan Jenderal Andika Perkasa di Kupang, NTT, merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan kandidatnya ke publik.

Baca Juga: Spanyol Pesta Gol ke Gawang Kosta Rika di Ajang Piala Dunia 2022 di Qatar

"Dengan deklarasi itu, saya menilai mereka mengetes publik seberapa jauh respons publik dengan kehadiran dia (Jenderal Andika Perkasa) dan itu sah-sah saja," ujar Ahmad Atang.

Ia menambahkan, gerakan masyarakat dalam deklarasi ini tidak memberikan dampak kepada Jenderal Andika Perkasa yang kini menjabat Panglima TNI.

Hal ini disebabkan Jenderal Andika Perkasa belum didukung oleh Partai Politik (Parpol) manapun, serta belum ada pernyataan secara pribadi dari Jenderal Andika Perkasa untuk menjadi Capres di Tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: Gubernur NTT Geram dengan Kadis Pertanian dan Bupati TTS, Begini Alasannya!

"Jadi gerakan masyarakat itu tidak mempengaruhi posisi dia, karena biar bagaimanapun dia belum didukung partai politik, dia belum juga menyatakan diri sebagai kandidat capres, akan tetapi masyarakat bebas untuk mendeklarasikan siapa pun yang dia dukung. Semua kembali kepada beliau untuk mengambil keputusan bila mendapat dukungan partai politik mau maju atau tidak?," terang dia.

Menurutnya, setiap orang berhak menentukan calon kadernya masing-masing untuk maju dalam Pilpres, termasuk relawan Jenderal Andika Perkasa.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polda NTTĀ Dukung Target Indonesia Emas Tahun 2045

Senin, 5 Desember 2022 | 20:10 WIB
X