Gubernur NTT Minta Kementerian Kelautan dan Perikanan Bangun Infrastruktur Garam di Kabupaten Malaka

- Kamis, 24 November 2022 | 07:26 WIB
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Malaka, Simon Nahak dan Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin bersama Kapolres Malaka, AKBP, Rudy J.J Ledo, Manager PT IDK Putu didampingi tokoh adat dan pemilik lahan saat memantau tambak garam di Desa Weoe, Malaka.  (victorynews.id/Wilfrid Wedi)
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat didampingi Bupati Malaka, Simon Nahak dan Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin bersama Kapolres Malaka, AKBP, Rudy J.J Ledo, Manager PT IDK Putu didampingi tokoh adat dan pemilik lahan saat memantau tambak garam di Desa Weoe, Malaka. (victorynews.id/Wilfrid Wedi)

BETUN, VICTORYNEWS- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat atau kerap disapa VBL meminta Kementrian Kelautan dan Perikanan(KKP) untuk membangun infrastruktur garam di Kabupaten Malaka.

Menurut Gubernur NTT, hal ini dikarenakan Indonesia masih mengimpor 3,7 ton garam pertahun. 

"Bapak Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan Provinsi NTT menjadi lumbung garam di Indonesia," Gubernur NTT saat memantau lokasi tambak garam yang dikelola PT Inti Daya Kencana di Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga: Bupati Malaka Ajak Stakeholders Kurangi Diskusi Tingkatkan Eksekusi atasi Stunting

VBL menyebutkan, Indonesia masih membutuhkan garam. Sebab kebutuhan garam itu sangat vital dan tidak hanya untuk dikonsumsi tapi dibidang kesehatan, kosmetik dan lain-lain membutuhkan garam.

"Karena itu garam sangat penting bagi kehidupan manusia," kata Gubernur VBL. 

Lanjutnya, produksi garam di NTT secara khusus garam Malaka yang dikelola oleh PT IDK belum terlalu signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan iklim yang tidak menentu.

"Kita ketahui bahwa perubahan iklim tidak hanya terjadi di NTT tapi di Madura yang menjadi lumbung garam Indonesia juga mengalami hal yang sama. Mereka tidak bisa panen karena hampir setiap hari hujan. Kita di NTT masih baik karena masih ada jarak misalnya satu minggu hujan dua atau tiga hari tidak hujan tapi kita masih bisa usahakan itu," ujarnya.

Baca Juga: Kapolda NTT Ingatkan Pengawalnya Berhenti saat Lampu Merah Traffic Light Menyala

VBL juga mendaraskan, terjadi perubahan iklim seperti ini teknologi yang dipakai oleh PT IDK itu seperti apa untuk bisa memproduksi garam.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Suku di Malaka Segel Kantor Desa Numponi

Selasa, 29 November 2022 | 08:16 WIB
X