Reses di Lembata, Alex Ofong Bicara Soal Pertanian dan Peternakan Terintegrasi

- Sabtu, 26 November 2022 | 05:15 WIB
 Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi NTT, Alexander Take Ofong atau Alex Ofong saat berbicara dalam reses di Desa Peusawa, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Jumat (25/11/2022). (victorynews.id/hiero bokilia)
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi NTT, Alexander Take Ofong atau Alex Ofong saat berbicara dalam reses di Desa Peusawa, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, Jumat (25/11/2022). (victorynews.id/hiero bokilia)

LEWOLEBA, VICTORYNEWS-Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD NTT, Alexander Take Ofong atau Alex Ofong saat reses di Lembata mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian dan peternakan terintegrasi.

Alex Ofong melakukan reses di Desa Panama, Kecamatan Buyasuri dan Desa Peusawa, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, Jumat (25/11/2022).

Dalam reses tersbut, Alex Ofong, mengatakan, di NTT rata-rata masyarakat petani dan peternak. Sehingga, masyarakat NTT harus menjalankan sektor pertanian dan peternakan secara bersama-sama dan terintegrasi.

Baca Juga: Pemda Ende Tanda Tangan SPK Pembangunan Kapal Fiberglass 5GT dengan PT PAI

Petani dapat mengembangkan tanaman jagung, padi, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.

"Jagung yang dihasilkan bisa jadi pakan ternak dan orang ke sini beli jagung kita dan itu konsep Pak Gubernur kembangkan program tanam jagung panen sapi (TJPS)," kata Alex Ofong.

Dikatakannya, konsep yang digalakkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Itu merupakan konsep pertanian dan peternakan terintegrasi.

"Konsep tanam jagung juga bukan hanya jagung, tetapi tanaman pangan apa saja bisa ditanam, dan sapi juga bukan sapi saja tapi semua ternak. Usaha tani yang jadi pakan ternak dan hasilnya bisa jual untuk beli bibit dan peternakan pupuk bisa jadi penyubur untuk pertanian. Diolah dalam satu-kesatuan," terangnya.

Baca Juga: 5 Korban Kekerasan Seksual di NTT Meninggal, Ini Penjelasan Ketua Rumah Perempuan Kupang

Ia menambahkan, pengembangannya disesuaikan dengan kondisi lahan. Jika cocok mengembangkan jagung, maka jagung yang dikembangkan.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Desa Berperan Penting dalam Penempatan PMI

Jumat, 27 Januari 2023 | 13:25 WIB
X