Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVI Hadir Di Nusa Tenggara Timur

- Rabu, 7 Desember 2022 | 09:26 WIB
Kepala BPK Wilayah XVI NTT I Made Dharma Sutedja, dan Kasubag Umum Haris Budiharto saat beraudiens dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi. (victorynews.id/Kekson Salukh)
Kepala BPK Wilayah XVI NTT I Made Dharma Sutedja, dan Kasubag Umum Haris Budiharto saat beraudiens dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi. (victorynews.id/Kekson Salukh)

KUPANG, VICTORYNEWS - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI resmi hadir di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Informasi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI itu disampaikan Kepala BPK Wilayah XVI NTT, I Made Dharma Suteda, dan Kasubbag Umum, Haris Budiharto saat beraudiens dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi, Selasa, (6/12/2022) siang.

I Made Dharma Suteja menjelaskan, kehadiran Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVI sebagaimandatori Undang-Undang baik terkait Cagar Budaya dan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).

Baca Juga: Babak 16 Besar Usai, Berikut Jadwal Lengkap Perempat Final Piala Dunia Qatar Tahun 2022.

BPK Wilayah XVI NTT, jelas I Made, merupakan penggabungan dua tugas dan fungsi yaitu cagar budaya dan nilai budaya sesuai amanah Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, dan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

"Secara definitif saya sudah dilantik per 2 Desember 2022 sebagai Kepala BPK Wilayah XVI NTT. Kantor ini mulai beraktivitas di awal tahun 2023," tandasnya.

Lanjut I Made, tugas BPK Wilayah XVI NTT untuk mengakomodir tugas dan fungsi BPCB dan BPNB yang selama ini beroperasi untuk wilayah Bali-Nusra.

Baca Juga: Proyek Pembangunan Gedung Dukcapil Kotta Kupang Mangkrak, Jaksa Tahan PPK Herold Devi Elyas Loak

I Made meminta dukungan penuh dari seluruh stakeholders terkait khususnya Pemerintah Provinsi NTT, budayawan, komunitas, seniman, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat NTT, sehingga kehadiran BPK Wilayah XVI NTT benar-benar bermanfaat bagi pemajuan Kebudayaan NTT.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X