OJK NTT Tingkatkan Literasi Keuangan Bagi UMKM di Manggarai Timur

berbagi di:
img-20190621-wa0009

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert H. P. Shianipar didampingi Sekda Manggarai Timur,Bonifasius Hasudungan saat memantau produk milik UMKM di Kabupaten Manggatai Timur. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya dan mencari solusi terbaik dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Manggarai Timur, salah satunya melalui program literasi  keuangan bagi pelaku UMKM di wilayah itu.

Pelaksanaan literasi keuangan bagi pelaku UMKM dilakukan melalui mini expo, Jumat (21/6) di aula Kantor Camat Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala OJK Provinsi NTT, Robert H. P. Shianipar mengatakan UMKM memiliki peran yang sangat penting untuk memperkuat ekonomi nasional.

Memahami literasi keuangan sangat penting bagi pelaku UMKM agar tidak menjadi korban investasi bodong yang semakin marak di wilayah NTT.

Dia mengatakan literasi keuangan diyakini dapat mengembangkan UMKM karena pelaku UMKM di Kabupaten Manggarai Timur dapat lebih memahami konsep dasar dari produk keuangan.

Dengan pengetahuan yang memadai, pelaku usaha juga bisa melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik, serta melindungi mereka dari penipuan dan usaha tidak sehat di pasar keuangan.

“Ini yang kedua kami lakukan edukasi keuangan di Kabupaten Manggarai Timur. Sebelumnya pada tahun 2017 lalu bekerjasama dengan Bank NTT Cabang Borong melakukan memberikan pendidikan keuangan bagi 200 pelajar SMK/SMA di Manggarai Timur,” ungkapnya.

Robert mengatakan di tengah geliat berkembangnya UMKM di Indonesia, tidak menutup kemungkinan UMKM yang ada dapat dikembangkan menjadi usaha yang besar. Namun, salah satu kendala yang ditemui oleh pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya adalah keterbatasan modal usaha yang dimiliki.

Saat ini, kata dia, sangat banyak lembaga keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk pinjaman modal usaha. Namun,untuk mendapat dana pinjaman, pelaku UMKM di Kabupaten Manggarai Timur tentu UMKM  harus memenuhi berbagai persyaratan.Selain itu, UMKM juga harus pintar memilih lembaga keuangan yang memang sesuai kebutuhan UMKM itu sendiri.

Sekretaris Daerah Manggarai Timur Bonifasius Hasudungan pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi NTT yang telah memberikan penguatan literasi keuangan bagi UMKM di Kabupaten Manggarai Timur.

Menurutnya, sangat penting memberikan pendidikan keuangan bagi pelaku UMKM di Manggarai Timur. Apalagi  banyak beredar investasi bodong di Kabupaten Manggarai Timur.

“Kita harapkan jangan sampai UMKM di Manggarai Timur menjadi korban investasi Bodong. Sehingga melalui edukasi keuangan dari OJK mampu meminimalisir pelaku UMKM menjadi korban investasi bodong,” harap Hasudungan. (bev/ol)