Setelah Kerusuhan di Kanjuruhan Malang, Kapolri Siap Lakukan Investigasi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 15:02 WIB
Tangkapan layar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mendatangi rumah duka korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. (Youtube Kompas TV)
Tangkapan layar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mendatangi rumah duka korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. (Youtube Kompas TV)

MALANG, VICTORYNEWS-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan melakukan investigasi setelah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur dalam laga antara Arema FC kontra Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Setelah tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan orang, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama Menpora Zainudin Amali, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Ketua PSSI Mohammad Iriawan mengunjungi korban yang tengan mendapatkan perawatan di Malang Jawa Timur.

Dilansir victorynews.id dari unggahan youtube Kompas TV, Senin (3/10/2022), Kapolri Jenderql Listyo Sigit Prabowo dan rombongan lebih dulu mendatangi keluarga korban serta melakukan doa bersama.

Baca Juga: Hadapi Hujatan Karena Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2024, Begini Kata Surya Paloh

Pada kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan terus melakukan investigasi terhadap tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

"Karena begitu besarnya saudara kita yang meninggal, maka kami bersama tim akan melaksanakan pengusutan terkait proses penyelenggaraan dan pengamanan. Kami akan melakukan investigasi terkait peristiwa yang terjadi, yang menyebabkan banyaknya korban meninggal," ujarnya.

Menurut Kapolri, ada tim yang akan didatangkan langsung dari Mabes Polri dan tim Dokkes untuk melakukan penanganan trauma healing terhadap korban  selamat.

Baca Juga: Kadis Dikbud NTT Sebut Pengembangan Profesi Guru Bahasa Inggris Sangat Mendukung Program Gubernur NTT

"Terverifikasi yang meninggal jumlahnya dari awal konfirmasi 129. Data terakhir berdasarkan pengecekan dan verifikasi dengan Dinkes jumlahnya 125 karena ada yang tercatat ganda," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sementara itu Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menegaskan total jumlah korban tragedi kanjuruhan yaitu 448 orang, 125 orang meninggal dunia dan 323 orang Luka-luka.***

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X