Rumput Laut, Komoditas Unggulan Perairan NTT

- Kamis, 20 Januari 2022 | 09:55 WIB

Baca Juga: Penuhi Pasar Domestik dan Ekspor, KKP Genjot Produktivitas Rumput Laut NTT

Budidaya rumput laut memang menjadi salah satu mata pencaharian untuk sebagian penduduk di Provinsi NTT, khususnya di wilayah pesisir.

Berdasarkan Survei Komoditas Perikanan Potensi Rumput Laut 2021 (SKPP-RL21) yang dilaksanakan oleh BPS, jumlah rumah tangga usaha budidaya rumput laut di Provinsi NTT adalah sebanyak 10.226 rumah tangga.

NTT merupakan rumah tangga budidaya rumput laut terbanyak kedua setelah Sulawesi Selatan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 74,5 persen rumah tangga menjadikan budidaya rumput laut sebagai pekerjaan utama. Sementara itu, terdapat sebanyak 16.064 orang yang termasuk pengelola rumput laut, dimana 63,2 persen diantaranya merupakan laki-laki.

Memaksimalkan Potensi
Jumlah produksi tersebut sebenarnya masih bisa ditingkatkan mengingat menurut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, luas lahan potensi mencapai 53.787 hektar.

Jumlah tersebut apabila dimaksimalkan secara penuh dapat menghasilkan produksi hingga 15,8 juta ton. Untuk mencapai potensi tersebut, usaha yang diperlukan juga sangatlah besar.

Jika dilihat lebih jauh, produksi rumput laut di NTT dominan berasal dari usaha rumah tangga. Oleh karena itu, penting menjadikan petani rumput laut sebagai salah satu aspek yang perlu ditingkatkan.

Dari hasil SKPP-RL21, sebanyak 19,42 persen dari jumlah pengelola rumput laut di NTT tidak tamat SD dan 49,3 persen yang hanya tamat SD.

Angka tersebut menunjukkan latar belakang pengelola rumput laut yang masih rendah.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Terkini

Generasi Milenial dan Guru

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:06 WIB

Pemilu Inklusi 2024

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:07 WIB

Ancaman Gangguan Saraf pada Penderita Diabetes

Sabtu, 18 Juni 2022 | 05:00 WIB

Mengenang Gerson Poyk

Jumat, 17 Juni 2022 | 11:50 WIB

Eksistensi Anak Muda dalam Pengawasan Pemilu

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:34 WIB

Quo Vadis Kompetensi Kepribadian Guru?

Selasa, 7 Juni 2022 | 21:50 WIB

Pemilih Pemula: Siapa, Di mana dan Bagaimana?

Senin, 6 Juni 2022 | 11:57 WIB

Ende

Selasa, 31 Mei 2022 | 22:42 WIB

Melestarikan Bahasa Daerah di Zaman Now

Senin, 30 Mei 2022 | 18:02 WIB

Jalan Neraka Jadi Jalan Anton Enga Tifaona

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:02 WIB

Pemasungan Demokrasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:53 WIB

Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

Senin, 23 Mei 2022 | 07:59 WIB

Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:29 WIB

Teknologi, Realitas, dan Identitas Manusia

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:03 WIB

Rambut Panjang Vs Penegakan Disiplin Sekolah

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:41 WIB

Berdiri di Tengah Terjangan Badai Inflasi

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:18 WIB

Akan Ke Manakah Lulusan SMA/SMK Tahun Ini?

Senin, 9 Mei 2022 | 13:22 WIB

Mewaspadai Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Sabtu, 7 Mei 2022 | 21:18 WIB
X