Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

- Minggu, 22 Mei 2022 | 20:29 WIB
Ansel Deri (Dok Pribadi)
Ansel Deri (Dok Pribadi)

Ansel Deri

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat di kantor Gubernur Selasa (5/4/2022) sore mengemukakan, mengirim nama semata wayang Marsianus Jawa kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Penjabat Bupati Lembata. Begitu pula nama tunggal Doris Rihi sebagai Penjabat Bupati Flores Timur.

Sehari-hari, Marsianus menjabat Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) NTT. Sedangkan Doris adalah Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT. Marsianus dan Doris masing-masing ditugaskan ke kabupaten “beradik-kakak” di tanah Lamaholot. Lembata, sebagaimana kita tahu hasil pemekaran dari induknya, Flores Timur tahun 1999.

Pada 12 Oktober 2022 kabupaten yang terkenal dengan Lamalera, destinasi wisata dunia berbalut tradisi lefa (perburuan paus) secara tradisional oleh para lamafa (juru tikam) merayakan ulang tahun ke-23 sebagai daerah otonom.

Baca Juga: Mengenal Sosok Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa

Marsianus segera pigi, pergi ke lewotana, leu awuq (kampung halaman) tanah Lepanbatan guna mengemban tugas setelah berakhirnya masa jabatan Bupati Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday di Aula Kantor Bupati Lembata, Jumat (26/5/2017).

Sunur dan Langoday menerima tongkat kepemimpinan dari Penjabat Bupati Sinun Petrus Manuk untuk mengemban tugas 2017-2022. Di awal kampanye Pilkada kedunya mengusung ‘merk’ Sunday: Sunur-Langoday. Pada mulanya adalah Sunday namun di tengah jalan, Sunur salah seorang dari pengantin politik itu kembali menghadap sang Khalik

Agenda strategis

Pada Minggu, 22 Mei, Sunday mengakhiri masa tugasnya di tangan seorang Thomas dan segera dilanjutkan Marsianus setelah resmi dilantik Gubernur Laiskodat di Kupang. Kehadiran Bupati Marsianus di tanah Lepanbatan paling kurang melahirkan sejumlah catatan.

Baca Juga: Satu Jam Bersama Penjabat Bupati Flotim Doris Rihi (Bagian 1)

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Generasi Milenial dan Guru

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:06 WIB

Pemilu Inklusi 2024

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:07 WIB

Ancaman Gangguan Saraf pada Penderita Diabetes

Sabtu, 18 Juni 2022 | 05:00 WIB

Mengenang Gerson Poyk

Jumat, 17 Juni 2022 | 11:50 WIB

Eksistensi Anak Muda dalam Pengawasan Pemilu

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:34 WIB

Quo Vadis Kompetensi Kepribadian Guru?

Selasa, 7 Juni 2022 | 21:50 WIB

Pemilih Pemula: Siapa, Di mana dan Bagaimana?

Senin, 6 Juni 2022 | 11:57 WIB

Ende

Selasa, 31 Mei 2022 | 22:42 WIB

Melestarikan Bahasa Daerah di Zaman Now

Senin, 30 Mei 2022 | 18:02 WIB

Jalan Neraka Jadi Jalan Anton Enga Tifaona

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:02 WIB

Pemasungan Demokrasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:53 WIB

Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

Senin, 23 Mei 2022 | 07:59 WIB

Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:29 WIB

Teknologi, Realitas, dan Identitas Manusia

Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:03 WIB

Rambut Panjang Vs Penegakan Disiplin Sekolah

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:41 WIB

Berdiri di Tengah Terjangan Badai Inflasi

Jumat, 13 Mei 2022 | 07:18 WIB

Akan Ke Manakah Lulusan SMA/SMK Tahun Ini?

Senin, 9 Mei 2022 | 13:22 WIB

Mewaspadai Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Sabtu, 7 Mei 2022 | 21:18 WIB
X