Eksistensi Anak Muda dalam Pengawasan Pemilu

- Kamis, 16 Juni 2022 | 14:34 WIB
Yuanita Wake (Dok. Pribadi)
Yuanita Wake (Dok. Pribadi)

Bagaimana membantu anak-anak muda ini bisa terakomodir dalam berbagai organisasi atau lembaga yang melakukan pengawasan partisipatif adalah sebuah keharusan.

Perguruan Tinggi melalui badan eksekutif maupun legislative mahasiswa bahkan memalui lembaga penelitian dan pengabdian idealnya membuka diri bagi kerja-kerja pengawasan pemilu dengan melibatkan mahasiswanya sebagai pengawas partisipatif.

Semua kita berharap, pemilu 2024 yang akan dilakukan serentak dengan pemilihan kepala daerah dapat berjalan dengan baik. Ruang pelibatan anak muda harus selalu diberikan, termasuk dalam menjada kemurnian hak pilih dan mengkawal suara yang dimandatkan.

Indonesia sejahtera melalui nilai-nilai demokrasi dalam pemilu akan menjadi amunisi baik untuk meyakinkan anak muda kita bahwa pemilu adalah sarananya.

(Magdalena Yuanita Wake
Penulis adalah pegiat kepemuliaan, terlibat dalam pendidikan politik pemilu maupun riset kepemiluan di NTT. Penulis tinggal di Kupang, NTT)

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kedaulatan Pangan di Tangan Petani

Jumat, 9 September 2022 | 09:42 WIB

Panggilan Menularkan Literasi

Jumat, 9 September 2022 | 09:38 WIB

Bahaya Digitalisasi Chanel TV Indonesia

Senin, 5 September 2022 | 14:41 WIB

Membangun Kembali Fondasi Sepak Bola NTT

Senin, 22 Agustus 2022 | 09:45 WIB

Tantangan Penjabat Wali Kota Kupang

Senin, 22 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Jadi Kita (Indonesia) Belum Merdeka?

Jumat, 19 Agustus 2022 | 06:15 WIB

Pancasila Menjadi Arah Kebijakan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 05:15 WIB

Perang Atensi Terhadap Reels

Senin, 1 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Cegah Stunting Itu Penting

Rabu, 20 Juli 2022 | 07:40 WIB

Titipan Bekal Buat Para Pemimpin

Senin, 4 Juli 2022 | 14:13 WIB
X