Mengenang Gerson Poyk

- Jumat, 17 Juni 2022 | 11:50 WIB
Mario F Lawi, Editor Penerbit Dusun Flobamora (Dok. victorynews.id)
Mario F Lawi, Editor Penerbit Dusun Flobamora (Dok. victorynews.id)

DEWA Putu Sahadewa, penyair sekaligus dokter, yang telah menerbitkan empat buku puisi, menghubungi saya lewat kotak masuk Facebook pada 10 Juni 2022.

Sahadewa mengungkapkan keinginannya untuk menyelenggarakan peringatan Hari Sastra NTT pada 16 Juni, bertepatan dengan ulang tahun kelahiran Gerson Poyk, sastrawan NTT yang berpulang pada 24 Februari 2017.

Pendiri Dedari Art Institute, lembaga yang mensponsori kegiatan tersebut, mengajak Komunitas Sastra Dusun Flobamora untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Saya sendiri diminta untuk membicarakan hasil pembacaan saya atas sejumlah karya Gerson Poyk.

Baca Juga: Murid SDI Naibonat Minta Bupati Kupang Bangun Akses Jalan Masuk Sekolah

Demikianlah, pada 16 Juni 2022, pukul 17.00 Wita, di Aula Taman Budaya Gerson Poyk, taman budaya yang berganti nama setelah si pemilik nama meninggal, sejumlah pegiat dan komunitas seni yang ada di Kupang, serta keluarga dan kenalan mendiang Gerson Poyk, merayakan ulang tahun kelahiran sastrawan asal Rote itu sekaligus memperingati Hari Sastra NTT. Putri Gerson, Fanny J Poyk, juga turut hadir pada kesempatan tersebut.

Acara dibuka dengan diskusi penyampaian biografi dan hasil pembacaan atas karya Gerson Poyk. Sesuai urutan, saya diminta memberikan hasil pembacaan atas beberapa karyanya. Fanny Poyk, putrinya yang juga seorang penulis, diminta untuk menyampaikan kenangan akan Gerson Poyk.

Kesaksian tentang karya dan kehidupan Gerson juga disampaikan oleh Sahadewa dan Amanche Franck, dua penulis yang juga tampil di acara diskusi pembuka.

Saya tidak mengenal Gerson Poyk secara pribadi, karena hanya tiga kali bertemu dengannya secara singkat. Ketiga pertemuan tersebut terjadi dalam festival sastra dan acara penghargaan sastra dengan Gerson Poyk sebagai undangan dan penerimanya.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pancasila Menjadi Arah Kebijakan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 05:15 WIB

Perang Atensi Terhadap Reels

Senin, 1 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Cegah Stunting Itu Penting

Rabu, 20 Juli 2022 | 07:40 WIB

Titipan Bekal Buat Para Pemimpin

Senin, 4 Juli 2022 | 14:13 WIB

Generasi Milenial dan Guru

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:06 WIB

Pemilu Inklusi 2024

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:07 WIB

Ancaman Gangguan Saraf pada Penderita Diabetes

Sabtu, 18 Juni 2022 | 05:00 WIB

Mengenang Gerson Poyk

Jumat, 17 Juni 2022 | 11:50 WIB

Eksistensi Anak Muda dalam Pengawasan Pemilu

Kamis, 16 Juni 2022 | 14:34 WIB

Quo Vadis Kompetensi Kepribadian Guru?

Selasa, 7 Juni 2022 | 21:50 WIB

Pemilih Pemula: Siapa, Di mana dan Bagaimana?

Senin, 6 Juni 2022 | 11:57 WIB

Ende

Selasa, 31 Mei 2022 | 22:42 WIB

Melestarikan Bahasa Daerah di Zaman Now

Senin, 30 Mei 2022 | 18:02 WIB

Jalan Neraka Jadi Jalan Anton Enga Tifaona

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:02 WIB

Pemasungan Demokrasi

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:53 WIB

Lembata dan Marsianus Setelah Sunday

Senin, 23 Mei 2022 | 07:59 WIB
X