Pakai Mobil Dinas ke Pesta, Walpri Bupati TTS Kecelakaan

berbagi di:
ilustrasi kecelakaan

 

 
Megi Fobia

Anggota Polres TTS Bripka Donald Serang yang merupakan pengawal pribadi (Walpri) Bupati TTS Egusem Pieter Tahun, menggunakan mobil plat merah milik Pemda TTS dengan plat nomor polisi DH 11 WU pada hari Kamis (26/9) untuk menghadiri acara keluarga di Malaka. Namun, Donald mengalami kecelakaan tunggal.

Bupati Epy Tahun kepada wartawan Jumat (27/9) malam, mengaku dirinya baru mengetahui kejadian yang menggunakan fasilitas negara tersebut, untuk urusan pribadi dan mengalami kecelakaan tunggal di batas kabupaten TTS dan Malaka tepatnya Desa Skinu, Kecamatan Toianas Kabupaten TTS, Jumat (27/9) siang.

Epy membenarkan kecelakaan yang menggunakan mobil plat merah dengan nomor polisi DH 11 WU. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kabag umum Setda TTS, kata Epy, diketahui jika mobil plat merah tersebut dipinjam oleh Walpri Donald untuk menghadiri acara pesta di malaka pada hari Kamis. Namun, Epy menegaskan jika mobil tersebut dipinjam tanpa sepengetahuan dirinya.

“Ternyata Pak Kabag Umum yang kasih Walpri Donal. Bilangnya, Walpri pakai mau ke Malaka untuk ikut acara pesta keluarga. Saya tanya Pak Kabag kenapa tidak kasih tahu saya terlebih dahulu, beliu langsung minta maaf dan mengaku salah. Jadi saya tegaskan jika mobil tersebut dipinjam tanpa sepengetahuan saya. Memang Kabag Umun Setda TTS yang kasih, dan beliau akui semuanya, karena tidak berkoordinasi dengan saya sebagai bupati,” ucapnya.

Terkait penyebab kecelakaan tunggal tersebut, Bupati Tahun mengaku belum mengetahui penyebab pastinya. Informasi berkembang jika kecelakaan tunggal tersebut diduga disebabkan karena mabuk. Pasalnya dari dalam mobil naas tersebut ditemukan dua buah jiriken berukuran lima liter yang diduga berisi minuman sopi.

Bukan saja Walpri, tetapi dalam mobil tersebut, lanjut Bupati Tahun terdapat sembilan orang termaksud Walpri Donal. Akibat kecelakaan tersebut dua orang mengalami luka parah dan tujuh lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban sudah dilarikan ke Puskesmas Weoe, Malaka sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Penyangga Perbatasan Betun.

Terpisah Kapolsek Boking, Ipda Agus Sole membenarkan kecelakaan tunggal tersebut. Ia mengatakan, seluruh korban sudah dilarikan ke Puskesmas Weoe, Malaka guna mendapatkan pertolongan medis.
Mobil plat merah tersebut, mengalami kecelakaan tunggal usai keluar dari sebuah tikungan dan hendak masuk ke jembatan. Ada dugaan jika rem mobil tersebut blong sehingga mobil tersebut terjun bebas ke dalam kali dan mengalami rusak parah.

Terkait informasi ditemukan adanya dua buah jeriken yang berisikan sopi, Agus mengaku, belum mengetahui informasi tersebut.

“Tadi waktu anggota ke TKP korbannya sudah dibawa ke Puskesmas Weoe semua. Ada dugaan kecelakaan tunggal tersebut disebabkam karena rem blong. Kalau soal sopi dua jirgen saya belum dapat info tersebut,” kata Agus. (mg-12/S-1)