Dua Destinasi Wisata Teluk Kupang Diserahkan Bulan Februari, Pemkot Hanya Pengelola, Bukan Pemilik Aset

- Selasa, 25 Januari 2022 | 17:33 WIB
Wisata alam teluk Kupang yang dibangun  di lokasi Pantai Lahi-lai Bissi Koepan, Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT.
Wisata alam teluk Kupang yang dibangun di lokasi Pantai Lahi-lai Bissi Koepan, Kelurahan LLBK, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, NTT.

KUPANG, VICTORY NEWS-Dua destinasi wisata alam di teluk Kupang yang berada di Pesisir Pantai Kelapa Lima dan Pantai Lahi-lai Bissi Koepan (LLBK), Kota Kupang, NTT, saat ini dalam tahap perampungan.

Rencananya akan diserahkan untuk dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang pada Februari 2022.

Proyek destinasi yang digarap sejak tahun 2020 tersebut dikerjakan oleh kementerian PUPR dari dana APBN dengan nilai anggaran Rp52 miliar.

Baca Juga: Mutu Genetik dan Keterbatasan Pakan Mengurangi Populasi Ternak Sapi di TTS

Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josefina MD Gheta, kepada Victory News, Selasa (25/1/2022) mengatakan, Dua destinasi wisata tersebut belum bisa diserahkan ke Pemkot Kupang dan rencananya pada Februari mendatang akan diserahkan untuk dikelola Pemkot dan bukan menjadi aset Pemkot.

Aset dari dua lokasi wisata ini milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTT. 

"Jadi bukan tercatat sebagai aset milik Pemerintah Kota Kupang," Kata dia.

Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan Narkotika, BNNP NTT Edukasi di SD Inpres Perumnas 2

Pihaknya bersama dinas terkait akan melakukan rapat bersama untuk membahas pengelolaan dua destinasi wisata itu, termasuk soal retribusi.

"Terkait retribusi ada aturannya sendiri, jadi arahannya dari pimpinan, pengelolaannya seperti apa dan juga akan bekerja sama dengan BKSDA selaku pemilik aset," Jelasnya.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X