Tokoh Muda Lembata Tolak Ritual Hide Ili Berkedok Eksplorasi Budaya

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:02 WIB
Tokoh Muda Lewuhala Aloysius Bagasi Halimaking. (VN/Hiero Bokilia)
Tokoh Muda Lewuhala Aloysius Bagasi Halimaking. (VN/Hiero Bokilia)

LEWOLEBA, VICTORYNEWS - Tokoh Muda Lewuhala Aloysius Bagasi Halimaking tegas menolak pelaksanakan ritual adat Hude Ili yang direcanakan Pemerintah Kabupaten Lembata di Desa Jontona, Kecamatan Ile Api Timur, Kabupaten Lembata.

Ritual Hude Ili merupakan ritual yang hanya bisa dilakukan apabila terjadi kemarau panjang, serangan hama pada tanaman pertanian, juga bencana.

Baca Juga: Vatikan Kagum dengan Pancasila Indonesia

Sementara itu Kondisi iklim dalam musim tanam tahun 2021/2022 adalah musim baik, juga tidak terjadi ancaman hama tanaman apapun.

Penolakan itu disampaikan Aloysius Bagasi Halimaking selaku penerus keturunan Raya (pemimpin adat) Lewuhala kepada victorynews.id, Sabtu (29/1/2022).

“Kalau berkaitan dengan bencana erupsi dan banjir bandang tahun 2020/2021 yang lalu, masyarakat adat Lewuhala di Desa Jontona telah menggelar ritual adat," tegas Aloysius.

Baca Juga: Rindu Tak Tertahankan

Ia mengusulkan kepada pemerintah untuk menggelar rekonsiliasi adat antara pemerintah dan leluhur penunggu gunung Anakoda atau akrab di kenal dengan Ile Lewotolok.

Melalui ritual rekonsiliasi, Bupati Lembata Thomas Ola Langodai dan Kepala Badan Penanggunglangan Bencana Daerah Lembata menyatakan penyesalan dan permohonan maaf kepada arwah leluhur.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X