Nostalgia Bersama KRI Dewaruci Mengarungi Jalur Rempah Nusantara (4)

- Selasa, 14 Juni 2022 | 22:54 WIB
Wartawan Victory News, Kekson Salukh (kelima dari kiri berdiri) pose bersama 34 Laskar Rempah RI membelakangi KRI Dewa Ruci sesaat sebelum berlayar menuju Makassar. (@jalurrempahri).
Wartawan Victory News, Kekson Salukh (kelima dari kiri berdiri) pose bersama 34 Laskar Rempah RI membelakangi KRI Dewa Ruci sesaat sebelum berlayar menuju Makassar. (@jalurrempahri).

Sebelum makan, kita akan dipandu Komandan KRI Dewaruci untuk berdoa. Ting.... Bunyi lonceng pertama, tanda doa makan dimulai. Ting... Ting... Bunyi lonceng sebanyak dua kali tanda doa telah selesai dan kita boleh menikmati hidangan yang ada. Bunyi lonceng yang sama akan dilakukan setelah makan.

Unik memang, tradisi makan bersama Komandan KRI Dewaruci. Kendati demikian, semua sajian makanan yang dihidangkan itu berbahan dasar bumbu rempah-rempah.

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud Ristek Dikti RI, Dr Restu Gunawan (kanan) dan Ketua Laskar Rempah RI rute pelayaran Surabaya Makassar, Kekson Salukh (tengah) usai dijamu Komandan KRI Dewaruci, Mayor Laut (P) Sugeng Hariyanto. (Dok. Laskar Rempah RI).

Saya sangat senang bisa makan semeja dengan Komandan KRI Dewaruci, dan Direktur PPK Kemendikbud Ristek Dikti RI. Kami makan sembari bercerita tentang banyak hal. Tetapi fokus pembahasan kami di Kupang, provinsi NTT.

Komandan KRI Dewaruci mengungkapkan pengalaman saat bertandang ke kota Kupang. Di kota Karang, yang ia cari adalah madu Amfoang. Ia menilai madu ini sangat cocok untuk kesehatan.

Sementara, Direktur PPK mengungkapkan
apresiasi kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang telah mengambil kebijakan untuk mengangkat minuman tradisional Sopi menjadi minuman berkelas dengan merk Sophia.

Sebagai aktivis budaya maupun selaku Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbud Ristek Dikti sangat mengapresiasi kebijakan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.

"Terlepas dari pro dan kontra, saya sebagai pelaku budaya sangat mengapresiasi kebijakan Pak Gubernur NTT itu, karena jarang ada kepala daerah yang mau mengangkat potensi daerahnya untuk mendunia, " ujarnya.

Menurut Restu, pengembangan minuman tradisional itu juga memberikan multiplayer effect bagi masyarakat dan pemerintah NTT.

"Tentunya ini juga mendukung pembangunan pariwisata Labuan Bajo sebagai wisata premium, dan memberikan dampak ikutan lain," katanya.

Halaman:

Editor: Beverly Rambu

Tags

Terkini

KAMU HARUS TAHU! Ini Deretan Gunung Tertinggi di NTT

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:10 WIB
X