Demi Kelestarian Satwa Komodo, KLHK Kaji Pembatasan Kuota Pengunjung Taman Nasional Komodo

- Senin, 27 Juni 2022 | 14:24 WIB
Wakil Menteri LHK Alue Dohong bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar konferensi pers, Senin (27/6/2022). (Dok. Biro APIP NTT)
Wakil Menteri LHK Alue Dohong bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar konferensi pers, Senin (27/6/2022). (Dok. Biro APIP NTT)

KUPANG, VICTORYNEWS - Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK melalui Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) telah mengkaji Daya Dukung Daya Tampung Wisata (DDDTW) berbasis jasa ekosistem di Komodo">Pulau Komodo dan Pulau Padar.

Kajian ini dilaksanakan oleh tim tenaga ahli yang diketuai oleh Dr Irman Firmansyah (System Dynamics Center/IPB) dengan Komite Pengarah yaitu Prof Jatna Supriatna (Guru Besar Departemen Biologi FMIPA Universitas Indonesia).

Hasil kajian DDDTW merekomendasikan bahwa jumlah pengunjung ideal per tahun ke Komodo">Pulau Komodo adalah 219.000 wisatawan.

Baca Juga: Ketua DPD Partai Demokrat NTT Minta Anggota Taati Undang-Undang Parpol

Dan ke Pulau Padar mencapai 39.420 wisatawan atau sekitar 100 orang per waktu kunjungan.

Hasil kajian tersebut menunjukkan jumlah yang hampir sama dengan tingkat kunjungan pada tahun 2019 (yaitu 221.000 orang) untuk di Komodo">Pulau Komodo.

Sedangkan di Pulau Padar selama ini Balai Taman Nasional Komodo telah menerapkan kebijakan kunjungan 100 orang per waktu kunjungan, dimana dalam 1 hari terdapat 3 waktu kunjungan.

Baca Juga: Target Menang Pemilu 2024, Bulan Depan DPD Partai Demokrat NTT Gelar Rakerda

Kajian juga merekomendasikan jumlah kunjungan di Pulau Padar dapat ditambahkan 2 – 2.5 kali lipat dengan mempertimbangkan beberapa hal terkait penyesuaian daya dukung berupa infrastruktur.

Halaman:

Editor: Paschal Seran

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X