Kemenparekraf Sasar Desa Wisata Sekitar Borobudur, Ada Sertifikasi Khusus

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:00 WIB
Vinsesius Jemadu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur dari Kemenparekraf.  (dok KompasTV)
Vinsesius Jemadu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur dari Kemenparekraf. (dok KompasTV)

JAKARTA, VICTORYNEWS - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan membentuk ekosistem ekonomi menyasar desa-desa sekitar Candi Borobudur.

Kemenparekraf menginginkan agar semua desa wisata di sekitar Candi Borobudur harus mempunyai sertifikat khusus. 

Vinsesius Jemadu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur dari Kemenparekraf juga menekankan adanya sertifikasi khusus bagi desa-desa wisata ini.

Baca Juga: Candi Borobudur Diinisiasi Jadi Wisata Akhir Pekan

"Desa wisata yang disiapkan pun nantinya akan memiliki sertifikasi aspek sosial," ungkap dia.

Rencana itu ia sampaikan dalam siaran YouTube KompasTV: Selesai Revitalisasi, Borobudur ditargetkan jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Kamis (4/8/2022).

Borobudur masuk dalam 5 destinasi super prioritas bersama Danau Toba, Likupang, Mandalika dan Labuan Bajo.

5 destinasi ini dengan 4 akselerasi yaitu pembangunan infrastruktur, penyiapan calendar of event yang nantinya menggerakkan ekonomi lokal, penerapan 4K (kebersihan, kesehatan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan), juga ekonomi kreatif akan menjadi prime mover.

Baca Juga: Borobudur jadi Destinasi Pariwisata Super Premium Ramah Lingkungan

Kemenparekraf juga berusaha untuk mengembangkan desa-desa wisata di sekitar destinasi wisata budaya terbesar di Indonesia ini.

Halaman:

Editor: Polce Siga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X