Bijaksana...Kenaikan Tarif Masuk TNK Ditunda Hingga Januari 2023

- Senin, 8 Agustus 2022 | 12:16 WIB
Kepala Dinas Pariwisata NTT, Dr Zeth Sony Libing memberi keterangan pers Senin (8/8/2022), terkait penundaan kenaikan tarif masuk TNK dan Padar. (victorynews.id/stef kosat)
Kepala Dinas Pariwisata NTT, Dr Zeth Sony Libing memberi keterangan pers Senin (8/8/2022), terkait penundaan kenaikan tarif masuk TNK dan Padar. (victorynews.id/stef kosat)

KUPANG, VICTORYNEWS-Kenaikan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) dan Pulau Padar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT ditunda hingga Januari 2023.


Kebijakan penundaan kenaikan tarif masuk TNK dan Padar hingga Januari 2023 merupakan keputusan yang bijak setelah terjadi gelombang protes dari masyarakat dan para pelaku pariwisata.

Kebijakan untuk menunda kenaikan tarif masuk TNK dan Pulau Padar diputuskan setelah Presiden Jokowi mengarahkan Pemprov NTT melalui Dinas Pariwisata agar secara resmi menunda kenaikan tarif masuk TNK dan Padar selama 5 bulan ke depan atau baru akan memberlakukan tarif masuk sebesar Rp3,75 juta per orang per tahun pada Januari 2023.

Baca Juga: Tentara Ukraina Gugur, Presiden Volodymyr Zelensky Beri Penghargaan Bagi Keluarga

Kepala Dinas Pariwisata NTT, Dr Zeth Sony Libing, saat memberi keterangan pers di kantornya, Senin (8/8/2022) membenarkan kebijakan dispensasi penundaan kenaikan tarif masuk TNK maupun pulau Padar atas arahan Presiden Jokowi dan arahan teknis dari Gubernur NTT Viktor B Laiskodat.


"Arahan dari bapak presiden Jokowi dan arahan teknis dari Gubernur VBL adalah Pemprov NTT harus sosialisasi dan dialog bersama seluruh masyarakat di Labuan Bajo. Terutama para pelaku pariwisata agar ada persamaan persepsi tentang kenaikan tarif masuk TNK maupun Pulau Padar," kata dia.

Dia menjelaskan, pemerintah mempunyai 2 visi besar, yakni melakukan konservasi untuk menjaga kelestarian Komodo dan ekosistem di Labuan Bajo kini dan ke depan. Visi kedua adalah sustainable tourism/pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga: Mau ikut Upacara HUT RI di Jakarta, Ayo Buruan Daftar, Pemerintah Beri Kuota 5.000 Orang


Dari dua visi besar dimaksud, Presiden Jokowi meminta Pemprov NTT untuk melakukan sosialisasi dan dialog dengan berbagai kalangan.

 

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPKP NTT Siap Kawal PT Flobamor Dalam Pengelolaan TNK

Kamis, 15 September 2022 | 17:40 WIB

HEBOH! Bule Ikut Panjat Pinang di Pantai Kuta Bali

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:52 WIB
X