ASITA NTT Sambut Baik Penundaan Kenaikan Tarif Masuk TNK dan Padar

- Senin, 8 Agustus 2022 | 19:24 WIB
Pemerintah menunda kenaikan tarif masuk TNK hingga 1 Januari 2023.ASITA NTT apresiasi dan sambut baik  kebijakan tersebut.  (Akun instagram INFIA FACT)
Pemerintah menunda kenaikan tarif masuk TNK hingga 1 Januari 2023.ASITA NTT apresiasi dan sambut baik kebijakan tersebut. (Akun instagram INFIA FACT)

KUPANG, VICTORYNEWS-Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA NTT) menyambut baik kebijakan pemerintah yang menunda kenaikan tarif masuk TNK dan Pulau Padar.

Bagi ASITA NTT, arahan dari Presiden Jokowi dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat untuk menunda kenaikan tarif masuk TNK dan Pulau Padar merupakan keputusan yang menggembirakan.

ASITA NTT juga mengapresiasi Presiden Jokowi dan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat yang menunda kenaikan tarif masuk TNK dan Pulau Padar hingga Januari 2023 nanti.

Baca Juga: Seoratin Cup 2022, Taklukan Persiteng Sumba Tengah 3-0, Perseftim Kokoh di Puncak Klasemen

Ketua ASITA NTT, Abed Frans yang diwawancarai Victorynews.id melalui sambungan telepon, Senin (8/8/2022) malam mengatakan, menyambut gembira dan apresiasi kepada Presiden Jokowi, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat karena mau mendengar keluhan para pengusaha wisata maupun masyarakat.

ASITA NTT mengharapkan kenaikan tarif masuk TNK dan Padar minimal harus berjenjang dan jangan langsung Rp3,75 juta per orang per tahun.

"Kalau bisa kenaikan tarif masuk TNK dan Padar minimal harus berjenjang, itu harapan kami. Supaya harga berjenjang bersahabat dengan wisatawan domestik dulu," ungkap dia.


Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, Dr Sony Z Libing, mengatakan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bersama Pemprov NTT telah menetapkan program pembatasan kunjungan serta biaya kontribusi sebagai upaya konservasi ke wilayah Pulau Komodo, Pulau Padar dan Wilayah Perairan Sekitarnya.

Baca Juga: Benahi Lapangan Venue ETMC, Asprov PSSI NTT Bantu Rp100 Juta

Terkait penetalan program pembatasan kunjungan serta biaya konservasi tersebut, pemerintah telah menetapkan dispensasi terhadap wisatawan yang ingin berkunjung hingga 1 Januari 2023.

Halaman:

Editor: Yance Jengamal

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPKP NTT Siap Kawal PT Flobamor Dalam Pengelolaan TNK

Kamis, 15 September 2022 | 17:40 WIB

HEBOH! Bule Ikut Panjat Pinang di Pantai Kuta Bali

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:52 WIB
X