PDAM Janji Layani Kebutuhan Air Warga Pulau

berbagi di:
foto-hal-13-bupati-mabar-pantau-wtp

Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula didampingi Direktur PDAM Wae Mbeliling saat memantau Watertrappen (WTP) Wae Mese. Foto: Istimewa

 

 

Gerasimos Satria

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wae Mbeliling, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT berjanji akan memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat pulau kecil di perairan Labuan Bajo.

Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Lendo kepada VN Minggu (28/4) mengatakan dalam waktu dekat PDAM Wae Mbeliling akan mengelola kapal pengangkut air. Kapal merupakan bantuan pemerintah pusat untuk dikelola Pemkab Mabar. Kapal tersebut akan digunakan terutama untuk memasok air bersih bagi masyarakat di pulau-pulau kecil.

Menurutnya, selama ini masyarakat pulau kecil di Kecamatan Komodo membeli air bersih di Labuan Bajo dengan harga Rp 50 ribu untuk 20 jerigen air. Harga cukup mahal karena biaya transportasi laut.

“Memang kondisinya sangat memprihatinkan. Warga harus menyeberang atau membeli air dari pengusaha-pengusaha lokal di pulau-pulau yang datang mengambilnya di Labuan Bajo,” kata Aurel Endo.

Kapal akan secara bergantian mengunjungi pulau kecil untuk menyalurkan air baik di Pulau Komodo,Rinca,Papagarang dan Mesah.

Ketua DPRD Mabar, Belasius Jeramun berharap kapal bisa segera tiba di Labuan Bajo dan digunakan. PDAM Mabar diharapkan mampu mengelola kapal dengan baik demi kebutuhan masyarakat.