Pekerja Harian Minta Perhatian Pemerintah

berbagi di:
Lokasi Pantai Teddy's

Lokasi Pantai Teddy’s sepi pengunjung.

 

 
Putra Bali Mula

Para pekerja harian berharap bantuan dan perhatian pemerintah menyikapi kondisi ditutupnya tempat-tempat publik dan wisata malam, tempat mereka biasa menjajakan kopi atau makanan ringan setiap malam.

Basten bersama istrinya yang berjualan di Taman Tirosa kepada VN, Jumat malam (20/3), sebelum pemberlakuan penutupan tempat-tempat ramai oleh Wali Kota Kupang, ia mengkhawatirkan kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya dalam kondisi ini nantinya.

“Kami mendukung pemerintah karena ini untuk kebaikan bersama tapi itu sudah, kami pemasukan harian, kami harus pikir nanti mau bagaimana,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera memperhatikan kemampuan ekonomi ia dan para pekerja harian lainnya dalam pembatasan aktivitas sosial akibat Covid-19 atau virus korona.

Ando, salah satu tenaga kerja salah satu kafe di Pantai Warna Oesapa mengaku penutupan kafe akan dilakukan hingga tanggal 5 April mendatang sesuai dengan arahan yang diberikan para petugas LPM Pol PP setempat.

Ia berharap pemerintah dapat menanggulangi situasi darurat Covid-19 sembari memperhatikan kebutuhan ekonomi mereka.

“Kita sama-sama mendukung pemerintah dan memang perlu ditutup untuk kebaikan kita semua. Kami harap ada perhatian pemerintah bagi kami yang bukan pekerja tetap ini,” sebutnya.

Sementara Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa (24/3) menyebut terdapat bantuan sosial bagi pelaku usaha yang terdampak situasi ini berdasarkan arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Khususnya untuk usaha kecil menengah, bantuan sosial tunai disiapkan oleh para gubernur untuk kelompok yang terdampak seperti ini,” sebutnya.

Pemerintah Provinsi, kata dia, tetap melakukan penanaman kelor sebagai rekayasa bantuan sosial tunai kepada masyarakat.

“Itu semacam bantuan sosial tunai, mereka tanam kami bayar. Ini sedang kami siapkan, rekayasa-rekayasa ekonomi seperti ini sedang kami desain sehingga tekanan-tekanan ekonomi yang lebih hebat bisa kami hindari,” jelasnya. (mg-06/E-1)