Pelaku Pungli di Pasar Busalangga Rote Tertangkap Tangan

berbagi di:
Melkianus Ledoh (tengah) ditangkap dua anggoto tim gabungan Polres Rote Ndao saat menarik pungutan liar dari pedagang dan pemilik kendaraan bermotor di Pasar Busalangga. Foto: istimewa

Melkianus Ledoh (tengah) ditangkap dua anggoto tim gabungan Polres Rote Ndao saat menarik pungutan liar dari pedagang dan pemilik kendaraan bermotor di Pasar Busalangga. Foto: istimewa

 

Frangky Johannis

Tim Gabungan Satuan Intelkam dan Reskrim Polres Rote Ndao berhasil mengamankan Melkianus Ledoh (65), warga RT 04, RW 02, Kelurahan Busalangga Kecamatan Rote Barat Laut (RBL), Sabtu (7/10), sekitar pukul 06.25 Wita, di Pasar Busalangg, Rote, Nusa Tenggara Timur.

Tim gabungan yang dipimpin Wakapolres Rote Ndao Kompol Johanis Christian Tanauw didampingi Kasat Intelkam Iptu John Nappoe itu berhasil membekuk Melkianus saat sedang melakukan pungutan parkir dari penjual (pedagang) serta pemilik kendaraan roda dua dan roda empat di pasar tradisional tersebut.

“Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, Tim Gabungan mengamankan Melkianus pada saat sedang melakukan pungutan liar terhadap para pedagang dan pemilik kendaraan yang memarkir kendaraan di sekitar lokasi Pasar Busalangga,” kata Wakapolres Tanauw.

Inilah sejumlah barang bukti yang diamankan dari proses penangkapan Melkianus Ledoh dalam OTT yang dilakukan timgabunga Polres Rote Ndao di Pasar Busalangga.
Inilah sejumlah barang bukti yang diamankan dari proses penangkapan Melkianus Ledoh dalam OTT yang dilakukan timgabunga Polres Rote Ndao di Pasar Busalangga.

Adapun barang bukti yang diamankan pada saat pelaksanaan OTT tersebut, kata Wakapolres, di antaranya uang tunai sebesar Rp 101 ribu yang diamankan dari tangan yang bersangkutan,
Rp 400 ribu di dompetnya, dan satu buah buku register keuangan hasil pungutan selama kegiatan hari-hari pasar.

 

Laporan Masyarakat
Kasat Intelkam Iptu John Nappoe manambahkan, pelaksanaan kegiatan OTT tersebut berdasarkan laporan masyarakat yang diperoleh dari laporan hasil penugasan Unit Kam Satuan Intelkam Polres Rote Ndao yang menyatakan bahwa yang bersangkutan melakukan aksinya setiap hari pasar, yakni pada hari Rabu dan Sabtu. Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sudah bertahun-tahun.

Menurut John, yang bersangkutan berdalih bahwa lokasi yang digunakan sebagai pasar tersebut adalah tanah miliknya. Padahal,
Yang bersangkutan sudah pernah dipanggil oleh Dispenda Kabupaten Rote Ndao, dan dimita untuk tidak memungut retribusi terhadap para pedagang dan pemilik kendaraan. Akan tetapi tidak diindahkan, bahkan terus melakukan pungutan liar tersebut.

Ia menambahkan, tertangkap Melkianus beserta barang bukti tersebut sudah diamankan di Mapolres Rote Ndao untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.