Pemda TTU dan KPCPEN Gelar Webinar untuk Adaptasi Hidup Baru Masyarakat Hadapi Situasi Covid-19

berbagi di:
img-20201119-wa0016

 

Kristofoforus Ukat
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU

 

 

 

Gusty Amsikan

 
KOMITE Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bersama Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan menggelar webinar bertajuk Penanganan Covid-19 di Era New Normal dalam Upaya Mendukung Pemulihan Ekonomi Masyarakat, Sabtu (21/11) mendatang. Webinar tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa penanganan Covid-19 tidak semata tentang kesehatan tetapi juga harus menuju pada upaya membangkitkan masyarakat dalam konteks pemulihan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, yang juga Kepala Dinas Komunikasi, informatika dan Statistik
Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat, kepada media ini, Kamis (19/11) di Kefamenanu.

Kristoforus mengatakan KPCPEN bersama Pemerintah Kabupaten TTU akan menggelar webinar bertajuk Penanganan Covid di Era New Normal dalam Upaya Mendukung Pemulihan Ekonomi Masyarakat. Webinar tersebut akan terlaksana pada Sabtu (21/11) mendatang dengan menghadirkan dua orang narasumber yakni Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Timor, Kamilaus Konstanse Oki dan dirinya selaku Kepala Dinas Komunikasi, informatika dan Statistik
Kabupaten TTU.

Menurut Kristoforus, webinar tersebut bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bahwa penanganan Covid-19 selama ini tidak semata tentang kesehatan, tetapi sudah harus menuju kepada membangkitkan masyarakat dalam konteks pemulihan. Pasalnya, jika masyarakat terus merasa khawatir dan takut beraktivitas maka masyarakat sendirilah yang akan merasakan dampak negatifnya.

“Kalau kita tidak beraktivitas otomatis kita tidak akan mendapatkan sesuatu untuk menyambung kehidupan. Penanganan Covid-19 kita tarik juga agar rasa takut itu perlahan-lahan dihilangkan. Benar jika kita waspada, tapi tetap harus membangkitkan semangat untuk memulihkan situasi kehidupan dalam keluarga, situasi kehidupan ekonomi masyarakat dan situasi kehidupan bersama. Jangan sampai kita dia dan ekonomi tidak jalan maka, pasti kita mengalami kesulitan,”jelasnya.

Ia menambahkan pelaksanaan webinar tersebut bermaksud menginformasikan kepada masyarakat dan semua, agar bersama-sama bergandengan tangan untuk kembali bangkit dari keterpurukan situasi Covid-19 yang melanda masyarakat selama kurang lebih sudah 9 bulan. Jadi, hal tersebut dapat dijadikan sebagai pendidikan kepada seluruh masyarakat bahwa kita sekarang sudah harus bangkit untuk bisa lebih bagus ke depan dalam konteks kehidupan masyarakat di daerah ini.

“Tuntutan ekonomi harus tetap dipenuhi namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Sasaran dari kegiatan ini tentunya untuk mahasiswa, pelaku UMKM, kepada para pendidik, guru dan siapa saja yang mengikuti,”pungkasnya. (Yan/ol)