Pemerintah beri Kepastian Kenyamanan bagi Wisatawan di Labuan Bajo

berbagi di:
foto-hal-01-pariwisata-labuan-bajo

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishutama; Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate; Menko Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi saat memberikan keterangan kepada media usia kegiatan simulasi health, safety and security protocol destinasi super prioritas di Labuan Bajo, kemarin. Foto: Gerasimos/VN

 

 

Gerasimos Satria

Pemerintah memastikan keamanan, kenyamanan dan kesehatan bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar). Pemerintah mulai dari pusat hingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar termasuk juga pengelola jasa pariwisata, memberikan jaminan keamanan bagi wisatawan.

Penegasan itu dikemukakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio usai simulasi health, safety and security protocol destinasi super prioritas di Labuan Bajo, Kamis (12/11).

Wishnutama mengatakan simulasi health,safety and security protocol destinasi super prioritas di Labuan Bajo bertujuan mempersiapkan kesehatan, menjamin keselamatan dan menjamin keamanan wisatawan yang akan hadir kembali di Labuan Bajo dan destinasi wisata lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

“Simulasi protokol kesehatan, keamanan, dan keselamatan”, dengan destinasi pariwisata super prioritas Labuan Bajo, NTT sebagai pilot project. Pembuatan protokol kesehatan, keamanan, dan keselamatan ini merupakan sinergi dari 23 Kementerian dan Lembaga. Tidak hanya di Labuan Bajo, protokol ini nantinya juga akan diterapkan di berbagai destinasi pariwisata di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pariwisata kedepannya akan jauh lebih baik dari saat ini, maka strategi pariwisata Indonesia harus lebih diperhatikan dan harus terintegritas. Pemerintah terus menjamin keamanan, kesehatan dan keselamatan wisatawan menjadi agenda prioritas kedepannya. Labuan Bajo merupakan salah satu daerah yang melaksanakan gerakan simulasi protokol kesehatan, keamanan dan keselamatan di destinasi super prioritas.

Pemerintah berkomitmen mewujudkan sektor pariwisata yang jauh lebih berkualitas. Serta memulihkan sektor pariwisata sehingga sektor pariwisata menjadi kuat. Semua elemem baik lembaga maupun kementerian memiliki semua tanggungjawab untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata yang bertujuan memberikan jaminan rasa nyaman dan aman bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi super prioritas Labuan Bajo.

 
Kemenhub Dukung
Sedangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan Presiden Joko Widodo mengarahkan Kemenhub untuk mendukung program sektor pariwisata. Di Kabupaten Mabar, dirinya mendorong agar pembangunan Bandara Komodo dan Pelabuhan dipercepat. Hal itu dilakukan untuk mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas.

Dia mengatakan Kementerian Perhubungan mendukung penuh sektor pariwisata Indonesia. Dukungan yang diberikan Kemenhub adalah melalui percepatan pembangunan infrastruktur transportasi dari dan ke destinasi wisata di Mabar.

Budi Karya menambahkan, Bandara Komodo sebentar lagi akan mengunakan penerbangan internasional. Jumlah koneksitas di Bandara Komodo akan ditingkatkan guna menunjang hubungan internasional. Pariwisata adalah leading sektor yang harus dijaga dan diutamakan. Oleh karenanya, ia selalu berdedikasi tentang hal tersebut. Ada 10 destinasi pariwisata baru, yang sudah dilakukan adalah memberikan suatu percepatan pembangunan infrastruktur penghubung.

Sedangkan Wagub NTT Josef Nae Soi menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberi perhatian yang serius untuk menata dan mengembangkan sektor pariwisata di NTT lebih khususnya Kabupaten Mabar. Pemprov NTT juga memiliki tanggung jawab untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi Mabar.

“Kita akan mendorong Pemkab Mabar, agar terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui lembaga agama dan elemen lain untuk memberikan sosialisasi tentang pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi Labuan Bajo,” ujarnya. (sat/R-4)