Pemerintah Siapkan Instruksi Bupati Untuk Batasi Upacara Adat I

berbagi di:
img-20200331-wa0059

Pemerintah Siapkan Instruksi Bupati Untuk Batasi Upacara Adat

 

 

Frengky Keban

Untuk mengatasi persoalan warga yang masih menggelar ritus adat di wilayahnya, Bupati Sumba Barat Daya, dr. Kornelius Kodi Mete menegaskan pihak pemerintah akan mengeluarkan instruksi bupati untuk tidak menggelar ritus adat apapun kecuali kematian.

“Gali tulang itu tidak perlu lagi. Nanti kita buat surat untuk tidak melakukan penggalian tulang selama masa Corona ini kecuali kematian, karena itu masalah yang harus diatasi dengan cara yang benar,” kata Bupati Nelis kepada wartawan dalam konferensi persnya usai mengikuti teleconference bersama sejumlah bupati dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa (31/3) siang tadi di Kantor Kominfo SBD.

Bupati Nelis mengatakan tidak hanya mengizinkan acara kematian saja tetapi juga akan meminta warganya untuk melakukan prosesi kematian sehari demi menjaga warganya dari penularan virus mematikan tersebut.

“Paling utama adalah melakukan pertemuan dengan memperhatikan social distance dan physical distance supaya kita menghindari kemungkinan Covid-19 ini,”tegasnya.

Sementara Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP. Yoseph F. Mandagi sepakat dengan apa yang disampaikan Bupati.

Bahkan ia meminta jumlah orang dalam kematian pun dibatasi.

“Yang di areal kubur paling kurang 20 orang dengan pengaturan jarak yang disesuaikan dengan yang sudah disepakati. Sisanya di luar saja. Boleh juga di kebun dan lain sebagainya. Kami akan memantau itu karena di lapangan ada anggota kita juga ada pihak pemerintah dalam hal kecamatan dan lain sebagainya,”katanya. (bev/ol)