Pemilu Mabar Berjalan Aman dan Damai

berbagi di:
img_20190417_190038
Masyarakat Desa Gorontalo sedang menyalurkan suara pada TPS 10 Gang Pengadilan. Foto: Gerasimos Satria/VN

Gerasimos Satria

Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di 797 Tempat Pemungut Suara (TPS) di Kabupaten Manggarai Barat berjalan aman dan damai. Seluruh masyarakat yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dapat menyalurkan suaranya di masing-masing TPS.

Ketua KPU Kabupaten Manggarai Barat Robertus V Din, Rabu (17/4) mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan pemilu serentak berjalan lancar dan tidak menghadapi hambatan. Hanya sebelum pelaksanaan pihaknya mendapat hambatan pengiriman logistik pemilu yang kurang. Namun logistik yang kurang seperti surat suara dan kotak suara sudah tiba di Labuan Bajo pada 14 April 2019 lalu. Logistik yang kurang telah diupayakan untuk didistribusikan meski terlambat sampai tengah malam tiba di TPS.

Ia mengapresiasi semua pihak seperti aparat kepolisian, TNI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar yang bersama KPU dan Bawaslu menyukseskan Pemilu 2019. Pemilu serentak baru dilaksanakan untuk pertama kali tanpa ada keributan. Sebagian TPS melakukan perhitungan suara hingga tengah malam.

Dia mengatakan seluruh kotak suara yang berada di 797 TPS tersebut nantinya akan dihantar ke sekretariat panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2019 yang berada di 12 kecamatan untuk melakukan rekapitulasi suara tingkat kecamatan.

Menurut rencana, Pleno rekapitulasi suara tingkat Kecamatan di tingkat PPK akan dilaksanakan usai perayaan Paskah.

“Penyelenggaraan Pemilu  tidak berhenti sampai dengan masyarakat menggunakan hak pilih, tapi selanjutnya penting juga bagi masyarakat untuk terlibat mengawasi, memantau jalannya proses penghitungan suara, rekapitulasi penghitungan suara, sampai nanti ditetapkannya hasil penghitungan suara,” ujarnya.

Robertus mengaku surat suara yang kurang di setiap TPS sudah dipenuhi sehingga pencoblosan berlanjut di TPS yang mengalami kekurangan surat suara.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan personil polisi akan selalu berada di TPS hingga seluruh kotak suara masuk kembali Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Sebelum Pemilu 2019, pihaknya bersama Satuan Brimob Labuan Bajo melakukan patroli keliling. Tujuannya mengantisipasi terjadinya konflik usai perhitungan suara di 797 TPS.

Pada daerah yang rawan terjadi konflik pemilu selama ini, pihaknya menempatkan banyak personil. Dalam mengamankan Pemilu 2019,pihaknya juga mendapat tambahan personil dari TNI dan Polda NTT. (bev/ol)