Pemkab Belu dan Pemkot Kupang Jalin Kerja Sama Pengawasan Metrologi

berbagi di:
img-20200917-wa0016

Mutiara Malehere

PEMERINTAH Kabupaten Belu bersama Pemerintah Kota Kupang menandatangani Kerja sama (MoU) terkait Tera, Tera Ulang dan Metrologi yang berlangsung di Kantor Bupati Belu, Kamis (17/8).

Pasalnya Kota Kupang telah memiliki alat lengkap untuk tera dan tera ulang serta tenaga teknis berlisensi dan profesional.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Wali Kota Kupang Jefirstson Riwu Kore bersama Bupati Belu, Willybrodus Lay disaksikan pimpinan OPD dari dua wilayah tersebut.

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan,  pihaknya menjalin kerja sama dengan Pemkab Belu dalam bidang pengukuran tera, tera ulang serta pengawasan Metrologi. Tujuan dari MoU bersama Pemkab Belu sangat positif dengan tujuan mendukung kesejahteraan pedagang dan masyarakat Belu.

“Kerja Sama bidang metrologi dalam hal tera, tera ulang agar masyarakat yang selama ini membeli beras, gula, berbagai jenis bahan makanan, BBM dan jenis barang lainnya dengan ukuran kurang dari takaran normal setelah adanya MoU ini maka akan meminimalisir permainan takaran/timbangan di kalangan pedagang dan menjamin masyarakat untuk mendapatkan barang dagangan dengan takaran yang sesuai dan masyarakat konsumen tidak lagi merasa rugi karena mendapatkan ukuran barang yang sesuai ketentuan,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Kupang dan Pemkab Belu juga bekerja sama untuk pengawasan metrologi agar menjamin pelaksanaan tera dan tera ulang di lapangan  berjalan sesuai ketentuan.

Bupati Belu, Willybrodus Lay mengapresiasi perjanjian MoU pengukuran tera dan tera ulang karena selama ini masyarakat pun kurang paham dengan pengukuran tera dan tera ulang beberapa barang konsumsi dan BBM.

“Kami mendapat banyak keluhan setiap kali masyarakat membeli bahan makanan yang menggunakan ukuran timbangan kiloan atau pun membeli BBM kurang dari takaran liter, sehingga melalui kerja sama ini mampu menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat konsumen agar tidak mengalami kerugian saat membeli barang kebutuhan konsumsi,” ungkap Bupati Lay.

Pihaknya berharap melalui MoU tersebut, masyarakat Belu juga mendapatkan edukasi terkait pengukuran tera dan tera ulang yang benar serta dapat mengantisipasi kecurangan oknum pedagang yang nakal dan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu. (Yan/ol)