Pemkab Belu Tetapkan Tanggap Darurat Bencana 14 Hari Kedepan

berbagi di:
1617893917456

 

Penjabat Bupati Belu Zakarias Moruk.

 

 

 

Stef Kosat

 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu, Provinsi NTT menetapkan 14 hari tanggap darurat atas bencana yang timbul akibat siklon tropis seroja. Penetapan tanggap darurat bencana terhitung sejak hari ini, Kamis (8/4) hingga 14 hari kedepan.

Keputusan tersebut diambil untuk membantu korban banjir bandang di wilayah tersebut.
Hal ini diungkapkan Penjabat Bupati Belu, Zakarias Moruk saat ditemui VN, di rumah jabatan bupati Belu, Kamis (8/4).
Saat ini, terdapat 148 KK atau 525 jiwa yang terdampak bencana dan harus dievakuasi ke gereja GMIT Motamaru dan Paroki Nurobo Kabupaten Malaka, NTT. Pemerintah harus memberi makan untuk 105 KK di GMIT Motamaru dan 43 KK di paroki Nurobo.

Oleh karena itu, Pemkab Belu mengambil langkah untuk tanggap darurat selama 14 hari ke depan agar Pemkab fokus menangani para pengungsi.

Secara keseluruhan, saat ini Kota Atambua, Ibu Kota Kabupaten Belu cukup terkendali dan kondusif. Namun, listrik padam dan jaringan internet terganggu sehingga komunikasi tidak lancar.

“Sedangkan harga Sembako maupun bahan bangunan semuanya normal. Bahkan sudah ada perintah ke Kadis Perindag Kabupaten Belu untuk terus memantau stok pangan dan barang bangunan supaya tidak ada yang menaikan harga seenaknya karena kondisi badai ini”, pungkas Moruk. (Yan/ol)