Pemkab Ende Imbau Masyarakat Tiadakan Pawai Malam Takbiran

berbagi di:
img-20200521-wa0029

 

 

 

 

Son Bara
Pemkab Ende mengimbau seluruh masyarakat, khususnya umat muslim di Kabupaten Ende untuk tidak menggelar pawai di malam takbiran demi keamanan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Ende.

Permintaan tersebut disampaikan Bupati Ende, H. Djafar Achmad kepada VN, Kamis (21/5)

“Kalau ada yang tetap menggelar pawai, saya minta aparat kepolisian dan Satpol PP untuk bubarkan. Kita saat ini sudah masuk zona merah terpapar virus Covid-19. Untuk itu, pengamanan kita akan perketat dengan berkoordinasi bersama aparat TNI, Polri dan Sat pol PP, ” tegas Djafar.

Semenatra Kapolres Ende, AKBP. Achmad Muzayin mengatakan pihaknya akan melakukan kegiatan pengamanan untuk berbagai kegiatan dan aktivitas masyarakat jelang perayaan Idul Fitri.

“Kita melakukan pengamanan kegiatan masyarakat di masa pandemi Covid-19, dimana kita melakukan pengaturan di jalan dan pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Polres Ende juga akan mendirikan pos pengamanan di dua lokasi, yakni di pelabuhan dan Simpang Lima.

Terkait perayaan Idul Fitri, aesuai himbauan MUI dan PHBI Kabupaten Ende, takbiran dan kegiatan lain yang sifatnya mengumpulkan massa ditiadakan. Begitu juga pelaksanaan Sholat Idul Fitri ditiadakan di lapangan tetapi diimbau untuk melaksanakan sholat di rumah masing-masing bersama keluarga.

Sementara, Dandim 1602 Ende, Letkol. Informasi. Mochamad Fuad Suparlin mengaatakan pihaknya siap memberikan bantuan pengamanan dan melakukan pengamanan langsungĀ  sesuai tupoksi dan kondisi yang ada.

“Personil TNI selalu siap memberikan bantuan pengamanan dalam kondisi apapun. Kita juga sudah sampaikan secara tegas kepada seluruh masyarakat untuk tidak menggelar pawai takbir. Untuk proses pengamanan kita sudah siapkan satuĀ  di makodim dan satu di koramil. Kita menyesuaikan bantuan untuk membantu gugus tugas mencegah penularan virus Corona di Kabupaten Ende,” jelasnya. (bev/ol)