Pemkab Mabar Minta Kemenhub Tutup Sementara Penerbangan Ke Labuan Bajo

berbagi di:
img-20200325-wa0038

Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong didampingi Kapolres Manggarai Barat AKBP Handoyo Santoso saat memberikan keterangan Pers di aula Kantor Bupati Manggarai Barat. Foto: Gerasimos/VN

 

 
Gerasimos Satria

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (MabaM), Nusa Tenggara Timur meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menutup sementara penerbangan menuju Labuan Bajo sebagai upaya mencegah tersebarnya virus Corona atau Covid-19.

Wakil Bupati Mabar Maria Geong kepada wartawan, Rabu (25/3) mengaku pihaknya sudah mengirim surat ke Kemenhub untuk menghentikan penerbangan dan pelayaran ke Labuan Bajo untuk 9 hari terhitung mulai 26 Maret hingga 3 April 2020. Keputusan terkait penutupan penerbangan dan pelayaran merupakan keputusan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan otoritas Bandara Udara Komodo dan Syabandar Labuan Bajo.

“Khusus untuk pelayaran laut, kita hanya minta menghentikan pelayaran kapal penumpang sedangkan untuk kapal logistik tetap berlayar,” kata Maria.

Maria mengakui keputusan penutupan penerbangan dan pelayaran menuju Labuan Bajo merupakan keputusan yang  ekstrim karena banyak pertimbangan diantaranya, meningkatnya jumlah ODP dan PDP virus Corona dan keterbatasan fasilitas kesehatan.

“Kami tidak mau mengambil resiko paling besar di Manggarai Barat. Kami ingin Manggarai Barat bebas dari Virus Corona,” tutur Maria. (bev/ol)