Pemkab Serahkan Tanah TPU kepada Paroki Fatubenao

berbagi di:
foto-hal-13-serhakan-tpu-untuk-paroki-belu

 

 

Mutiara Malahere

Pemerintah Kabupaten Belu menyerahkan tanah untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) Katolik di wilayah pelayanan Paroki Fatubenao seluas 1.3766 meter persegi yang terletak di RT. 32 Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua.

Bupati Belu Willybrodus Lay menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada Pastor Paroki Fatubenao, Romo Lorenso Tae Lake, Pr usai misa, Minggu (12/1) pagi.

Bupati Lay mengimbau semua umat Katolik untuk segera menata kembali lingkungan tempat tinggalnya dan tidak lagi memakamkan jenazah keluarga yang telah meninggal dunia di pekarangan rumah.

“Di wilayah Kabupaten Belu khusus di Kelurahan Fatubenao ini masih banyak sekali masyarakat yang memakamkan anggota keluarga yang meninggal di pekarangan rumah, bahkan jarak makam sangat dekat dengan pekarangan tetangga sekitarnya, sehingga dari segi estetika tidak baik karena lingkungan tempat tinggal seharusnya bebas dari makam/kubur,” ungkap Bupati Lay.

Selain itu, dari segi kesehatan pun dapat berdampak buruk, terlebih jika makam tersebut berada dekat dengan sumber air tanah seperti sumur maupun waduk, embung atau sungai karena sumber air tersebut dapat tercemar dari jenazah yang telah terurai.

“Banyak masyarakat tidak pernah menyadari hal ini dan lebih memilih memakamkan jenazah anggota keluarganya di pekarangan rumah dengan alibi agar tetap dekat dengan rumah dan keluarga yang masih hidup, namun tidak menyadari dampaknya terhadap pencemaran sumber air minum, bahkan membiarkannya secara terus menerus,” tambah Bupati Lay.
P
ihakbya berharap melalui penyerahan tanah khusus TPU Katolik bagi Paroki Fatubenao dapat melakukan penataan dan mengatur masyarakat umat agar dapat memakamkan anggota keluarga yang telah meninggal di lokasi TPU Katolik dan tidak lagi menjadikan pekarangan sebagai lokasi pemakaman.

Pastor Paroki Fatubenao, Romo Lorenso Tae Lake, Pr mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Belu yang telah menjawab kebutuhan akan lahan TPU Katolik di wilayah Fatubenao.

“Selama ini kami cukup kesulitan karena belum ada lokasi khusus bagi TPU Katolik sehingga umat lebih memilih untuk memakamkan anggota keluarganya di pekarangan rumahnya,” ungkap Romo Lorenso.

Terkait dengan lahan TPU Katolik tersebut, lanjut Romo Lorenso, pihaknya segera mempersiapkan dan menata lokasi tersebut dan segera membukanya dalam kurun waktu tiga bulan kedepan. Tampak beberapa pejabat pemerintah yang hadir saat penyerahan tanah TPU Katolik tersebut antara lain Bupati Belu Willybrodus Lay didampingi Kepala Badan BPKAD, BP4D, Camat Kota Atambua, serta lainnya. (tia/S-1)