Pemkab Sumba Timur Gelar Bimtek LPPD dan LKPj

berbagi di:
Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Sumba Timur Julianus A Koli menyampaikan laporan kegiatan Bimtek Penyusunan LPPD), LKPj, IKK, dan EKPPD, di gedung Nasional, Selasa (3/10).

Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Sumba Timur Julianus A Koli menyampaikan laporan kegiatan Bimtek Penyusunan LPPD), LKPj, IKK, dan EKPPD, di gedung Nasional, Selasa (3/10). Foto; Frangky/VN

 

Frangky Johannis

Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, NTT mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj), Indikator Kinerja Kunci (IKK), dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2017.

Narasumber berasal dari Direktorat Evaluasi dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Kementerian Dalam Negeri Musfirotus Harjuniati dan Parlin Jumanti S tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Domu Warandoy mewakili Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora, bertempat di gedung Nasional Waingapu, Selasa (3/10).

Domu Warandoy saat membacakan sambutan tertulis Bupati Sumba Timur mengatakan, penyusunan LPPD, LKPj, IKK, dan EKPPD merupakan amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan setiap tahun. Dinamika penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran harus dilaporkan ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, disamping pula kepada DPRD, serta harus diinformasikan kepada seluruh masyarakat melalui media massa paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Berbagai bentuk laporan yang disampaikan tersebut, kata Warandoy, haruslah disajikan dengan baik berdasarkan data yang akurat, sehingga dapat menggambarkan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumba Timur secara keselu.

“Hal tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban pemerintah daerah kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta masyarakat melalui DPRD dan media massa,” katanya.

Ia mengatakan sebagai gambaran bagi peserta Diklat, sesuai hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri melalui Pemprov NTT, pada tiga tahun terakhir kinerja penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumba Timur semakin membaik.

Hasil evaluasi LPPD Sumba Timur tahun 2013 Kabupaten Sumba Timur berada pada urutan 17 dari 21 kabupaten/kota di NTT dengan skor 1,6210 atau ketegori sedang. Pada tahun 2014, Sumba Timur berada di peringkat 12 dengan skor 2,2602 atau kategori tinggi. Tahun 2015 dengan peringkat yang sama mencapai skor 2,7909 atau kategori tinggi.

Semoga dengan kehadiran dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri ini dapat memberikan nuansa yang lebih baik bagi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik di Sumba Timur, khususnya dalam penusunan LPPD, LKPj, IKK, dan EKPPD.

“Diharapkan skor ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi ke depan, sehingga mencapai skor di atas 3 atau 4, sehingga bisa menenpati peringkat terbaik di NTT,” katanya.

Ketua Panitia kegiatan Julianus A Koli dalam laporannya mengatakan,bimtek bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta untuk mencipatkan aparatur pemerintahan yang berkualitas mewujudkan visi dan misi Kabupaten Sumba Timur dan tercipta tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan.

Ia meminta para peserta Bimtek dapat menyerap secara baik semua materi Diklat yang disampaikan dua narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, sehingga lebih baik lagi dalam menyusun laporan-laporan tersebut.

“Para peserta diharapkan mampu menyusun laporan LPPD, LKPj, IKK, dan EKPPD setelah mengikuti Bimtek ini,” kata dia.
Indriono, Kasubag Keprotokolan yang menjadi peserta mengatakan, dirinya sangat senang mengikuti Diklat Penyusunan laporan LPPD, LKPj, IKK, dan EKPPD karena akan membantu tugas-tugas ke depan.