Pemkot dan Pemkab Kupang Segera Teken Kerjasama Air Bersih

berbagi di:
Bupati Kupang, Ayub Titu Eki

 

 

Yes Bale

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore memastikan bahwa kerja sama pengelolaan air bersih antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dan Kabupaten Kupang segera diteken.

Hal itu dikemukakan Jefri Riwu Kore saat mengunjungi redaksi VN, Senin (2/10) malam.

Menurutnya, Pemkot Kupang, Nusa Tenggara Timur telah mengirim surat pertemuan secara resmi untuk menandatangani kerjasama pengelolaan air bersih.

Selama ini, pertemuannya bersama Bupati Kupang Ayub Titu Eki tidak formal.

“Nanti setelah penandatanganan kerjasama dengan Pemkab Kupang, pihaknya segera melakukan negosiasi dengan BLUD SPAM NTT untuk kerjasama penyediaan air bersih bagi warga Kota Kupang.
Air bersih memang sulit diperoleh warga, sehingga kita akan terus memperjuang untuk memenuhi salah satu kebutuhan warga Kota Kupang,” tandasnya.

Sementara Bupati Kupang Ayub Titu Eki malu karena staf Pemkab Kupang bekerja lambat untuk merealisasikan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab dan Pemkot Kupang terkait peningkatan pelayanan air bersih.

“Saya malu, kita sudah bicara dari hati ke hati tapi sampai saat ini kita belum tanda tangan juga. Kerja lambat begini buat kita malu dengan masyarakat,” kata Bupati Ayub Titu Eki saat jumpa pers di ruang kerjanya, Senin (2/10).

Hadir dalam jumpa pers tersebut Sekda Kabupaten Kupang Hendrik Paut yang juga Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Lontar, Asisten 1 Rima K Salean, Asisten 2 Charles Amekan, Asisten 3 Victoria Kanahebi serta Kepala Bagian Humas Stef Baha.

Bupati Titu Eki menegaskan komunikasi dengan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore terjalin baik. Bahkan, komitmen untuk meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat Kota Kupang merupakan kesepakatan final.

“Saya minta tolong dikomunikasikan lagi dengan Pemkot Kupang supaya dalam minggu ini kita sudah bisa tandatangan MoU,” kata Bupati Titu Eki.

Menurutnya, point penting dalam kesepakatan kerjasama adalah peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Kupang dengan memanfaatkan aset PDAM Tirta Lontar milik Pemkab Kupang.

Kesepakatan itu, jelas Bupati Titu Eki, bukan serta merta mengambil alih aset PDAM Tirta Lontar tapi sebaliknya memanfaatkan jaringan maupun sumber mata air milik Pemkab Kupang untuk peningkatan pelayanan air bersih yang selama ini dikelukan masyarakat Kota Kupang.

Sekda Kabupaten Kupang Hendrik Paut mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan Pemkot Kupang dan dipastikan Jumat (6/10) mendatang akan dilakukan penandatanganan MoU antara Pemkab dan Pemkot Kupang.

Namun, Bupati Kupang Ayub Titu Eki kembali meminta supaya Sekda Hendrik Paut tidak asal bicara tapi sebaliknya melakukan komunikasi yang intens dengan Pemkot Kupang untu penandatanganan MoU.

Sebelumnya, Direktur PDAM Tirta Lontar Johanis Oetemoesoe mengatakan pihaknya sudah menyiapkan kerjasama dengan Pemkot Kupang dan sebelum 10 Oktober mendatang MoU sudah ditandatangani.

Informasi yang dihimpun VN, kemarin menyebutkan penandatanganan MoU akan dilaksanakan Jumat (6/10) mendatang di Oelamasi, Kabupaten Kupang. (yes/R-4)