Pemkot Kupang Usul Tiga Skenario Kerjasama Air Bersih ke Pemkab Kupang

berbagi di:
Upayakan Pemenuhan Air Bersih

 
Pembicaraan antara Wali Kota Kupang Jefri Riwu Koreh dengan Bupati Kupang Ayub Titu Eki terkait kerjasama pelayanan air bersih bagi warga Kota Kupang, terus diproses kedua belah pihak.

Meskipun tim teknis PDAM Kota Kupang belum mendapat petunjuk resmi untuk mempersiapkan draf kerjasama, namun mereka akan menyesuaikan pola kerjasama sesuai harapan Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore yakni kerjasama pelayanan bukan untuk bagi-bagi keuntungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Kota Kupang Marius Seran yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (28/9) mengaku belum bertemu dengan tim teknis dari PDAM Kabupaten Kupang untuk membahas bentuk kerjasama tersebut.

Namun, draf usulan yang akan disodorkan dalam kerjasama tersebut berupa pemasangan meter induk di setiap titik sumber air, memasang koneksi pipa distribusi dengan pipa transmisi dari PDAM Kabupaten Kupang ke wilayah yang belum terjangkau pelayanan air bersih, dan pembagian zona pelayanan.

“Tentu dengan kesepakatan kedua belah pihak. Harapan kita, ada win-win solution,” harapnya.

Seran yang juga Kepala Bagian Administrasi dan Keuangan PDAM Kota Kupang ini mengaku sudah berbicara dengan Dewan Pengawas PDAM untuk menggelar rapat dalam waktu dekat, untuk membahas hal-hal yang berkaiatan dengan kerja sama tersebut.

Mengenai kerjasama untuk membagi keuntungan, dia mengatakan, masalah tersebut pernah dibahas pada rencana kerjasama yang lalu, namun tidak mencapai kata sepakat. Sementara pada rencana kerjasama yang baru, pihaknya lebih fokus pada kerjasama pelayanan.
Siap Bantu
Terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Lontar milik Pemerintah Kabupaten Kupang Johannies Oettemoesoe di Kupang, kemarin, menegaskan PDAM Tirta Lontar siap membantu Pemerintah Kota Kupang untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Kupang.

Ia mengaku saat ini jajarannya sedang mempersiapkan kesepakatan kerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang.

Ia menambahkan, draf kerjasama tersebut sudah dibicarakan antara Pemkot dan Pemkab Kupang. Bahkan sudah siap ditandatangi MoU antara dua pimpinan wilayah.

Bagi PDAM Tira Lontar, menurut John, yang paling penting adalah peningkatan pelayanan dan keterjangkauan. karena jangkauan pelayanan untuk masyarakat Kota belum mencapai 60 persen.

“Dalam konteks itu, esensi kerjasama adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat, bukan aspek bisnis yang diutamakan,” ujarnya.

Sekda Kabupaten Kupang Hendrik Paut mengaku hingga saat ini draf MoU maupun kerja sama belum rampung. “Kalau sudah rampung langsung dilakukan pertemuan bersama, sehingga menghasilkan keputusan yang mengikat dan berkekuatan hukum,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Kupang Ayub Titu Eki menegaskan Pemkab Kupang siap membantu Pemkot Kupang dalam upaya meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih di Kota Kupang.
Bantuan tersebut harus tertulis dan memiliki kekuatan hukum, sehingga tidak menyisahkan persoalan di kemudian hari. (rif/yes/H-2)