Pemprov NTT belum Tetapkan Anggaran PON

berbagi di:
img-20200904-wa0055

 

Zakarias Moruk

Kepala Badan Keuangan Daerah NTT

 

 

 

Sinta Tapobali

 

TERKAIT keterlibatan Provinsi NTT di ajang multievent Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi NTT belum menetapkan Anggaran untuk 14 cabang olahraga (Cabor) yang lolos PON XX, dikarenakan masih menunggu pembahasan anggaran tahun 2021.

Informasi ini disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah, Zakarias Moruk kepada VN ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/9) petang.

Menurutnya, anggaran untuk PON XX tahun 2021 akan segera dibahas dalam pembahasan anggaran tahun 2021 pada bulan Oktober 2020. Sehingga menurutnya saat ini belum dipastikan berapa besar anggaran yang akan diberikan Pemerintah untuk membiayai 14 cabang olahraga yang lolos di PON XX tahun 2021 mendatang.

Namun ia menegaskan bahwa pada dasarnya Pemerintah siap mendukung keikutsertaan para atlet untuk tampil di PON XX tahun 2021 yang direncanakan akan digelar pada Oktober 2021.

Yohanes Rumat, salah satu anggota Komisi V DPRD NTT, ketika dihubungi VN mengatakan bahwa, kegiatan PON ini merupakan event yang sudah diatur oleh Negara dan diturunkan ke Daerah, sehingga merupakan kewajiban dari Komisi V untuk membahasnya dalam rapat anggaran tahun 2021.

Menurutnya terkait dengan anggaran yang diberikan Pemerintah ke KONI masih menjadi pembahasan karena terkendala dengan wabah Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Pembahasan di Komisi V menjadi sangat penting, sesuai dengan nanti usulan dari pemerintahan dengan cabang-cabang olaraga yang ada. Dana dasar yang bersifat rutinitas ke KONI itu sebesar Rp5 Miliar dan dana ini muatan dasar yang sifatnya dana yang disupport oleh pemerintah sedangkan penyelenggaraan cabang-cabang olahraga, perlu didiskusikan kembali tentu berdasarkan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Ia memastikan bahwa pada dasarnya dewan khususnya Komisi V DPRD NTT dan Pemerintah NTT sangat mendukung keterlibatan para atlet NTT yang lolos ke Pon 2020.

“Andai saja tidak terkendala dengan Covid-19 kita pasti maksimal, karena ini momentum untuk daerah dikenal dan peningkatan bakat para atlet sehingga kita sangat mendukung karena dengan cara itu mereka bisa tumbuh kembangkan bakat mereka masing-masing,” ujarnya. (Yan/ol)