Pemuda Muslim di Kupang Bantu Bersihkan Material Gereja Pasca-Bencana

berbagi di:
img-20210408-wa0058

 

Pemuda muslim dari Masjid Nurul Mubien Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi NTT ikut membersihkan Gereja yang terdampak bencana, Kamis (8/4). Foto:yapi Manuleus/vn.

 

 

 
Yapi Manuleus

 

 
PULUHAN Pemuda Muslim dari Masjid Nurul Mubien yang berada di wilayah Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut serta membersihkan berbagai macam material di Gereja GMIT Lahai-Roi Namosain yang hancur akibat di diterjang bencana angin kencang, akhir pekan kemarin.
Pantauan VN, di Gereja GMIT Lahai- Roi Namosain, Kota Kupang pada Kamis (8/4) pagi, tampak puluhan jema’at dibantu puluhan pemuda Masjid serta puluhan Anggota TNI-AL dari Lantamal VII Kupang. Mereka bergotong royong mengangkut semua material yang berserakan di dalam Gereja GMIT Lahai-Roi Namosain.
Material yang dibersihkan berupa serpihan plafon merk Gibson yang jatuh berserakan di dalam Gedung Gereja, bahkan mimbar Pendeta pun hancur terkena plafon. Material tersebut dikumpulkan di salah satu lahan yang berada di samping gedung Gereja itu.
Kordinator Pemuda Muslim, Mujiburahman saat diwawancarai VN di lokasi mengatakan, keterlibatan pemuda muslim
sebagai ikatan toleransi yang telah dipegang teguh di Provinsi NTT khususnya Kota Kupang.
Jumlah Pemuda Muslim yang ikut membersihkan gereja 20 orang dari Masjid Nurul Mubien Namosain.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Lahai-Roi Namosain Pdt. Itje Gasper Yasperst Ndun menilai, keterlibatan pemuda muslim dalam membersihkan gereja merupakan gebrakan yang sangat mulia demi menjaga ikatan toleransi yang ada di Kota Kupang.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak mulai dari Anggota TNI AL dan khususnya emuda Muslim yang sudah ikut ambil bagian dalam pekerjaan ini,” katanya.

“Ini juga bukan hal pertama yang terjadi di sini tetapi sudah berulang kali. Kalau ada sesuatu semua warga ikut saling membantu dengan tidak membedakan satu sama lain,” jelasnya. (Yan/ol)