Pengunjung Keluhkan Retrebusi Parkir Di Wae Cicu

berbagi di:
Inilah biaya retrebusi parkir di Wae Cicu Beach Inn yang ditulis di atas kertas putih. Foto: Gerasimos Satria/VN

Inilah biaya retrebusi parkir di Wae Cicu Beach Inn yang ditulis di atas kertas putih. Foto: Gerasimos Satria/VN

 

 

Gerasimos Satria

Masyarakat Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur mengeluh lantaran mahalnya biaya retrebusi parkir parkir di kawasan wisata Wae Cicu Beach Inn, Kecamatan Komodo, pasalnya biaya parkir kendaraan hanya berkisar Rp 5.000 – Rp 10.000.

Pengunjung Wae Cicu Beach Inn, Satunimus jehudu, Selasa (28/8) mengatakan retribusi parkir pantai Wae Cicu dihitung per jam. Kendaraan roda empat ditarik biaya sebesar 35.000 per jam dan untuk kendaraan roda dua sebesar 20.000 per jam. Para pengunjung yang juga masuk bejalan kaki tanpa mengunakan kendaraan dikenai tarif 20.000 per jam.

Menurutnya, besarnya retribusi parkir kendaraan yang menyebabkan masyarakat kecil tidak mampu mengunjungi pantai Wae Cicu. Selain itu akses masuk menuju pantai pun tertutup sehingga pengunjungi harus melewati satu jalur untuk bisa masuk ke Wae Cicu. Dimana jalur tersebut hanya dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat serta memiliki tukang parkir yang menagih uang parkir.

Dia meminta Pemkab Mabar untuk turun tangan menyelesaikan masalah parkir yang dinilai cukup besar. Pemkab Mabar harus tegas kepada pihak hotel yang ada di seputar pantai agar tidak menutup akses masyarakat menuju pantai.

Salah satu pegawai biro perjalanan wisata di Labuan Bajo, Stefanus Jani mengaku kecewa dengan besarnya retribusi parkir di kawasan tersebut. Menurutnya kebijakan tersebut tidak masuk akal.

“Akses menuju pantai harus terbuka untuk masyarakat umum. Pantai tidak boleh diprivatisasi. Biaya parkir Rp 20 Ribu hingga Rp 30 Ribu per jam sangat membebani pengunjung. Pemkab Mabar harus turun tangan menyelesaikan masalah parkir yang cukup tinggi,” ujar Stefanus Jani.

Penjaga tempat parkir di kawasan Wae Cicu Beach Inn, Rian Jebagu mengatakan besarnya retribusi parkir merupakan aturan manajemen sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbub) Mabar.

Terpisah anggota DPRD Mabar, Ino Tanla mengatakan biaya retribusi pada kawasan Wae Cicu Beach Inn telah lama dikeluhkan oleh masyarakat Mabar yang sering mengunjungi kawasan pantai itu. Pihaknya berkali-kali menyampaikan kepada pemerintah agar mengecek kembali Perda dan Perbu tentang retrebusi biaya parkir.

Ia menegaskan manajemen restauran dan hotel tidak boleh menutup akses ke pantai terutama untuk masyarakat umum. Masyarakat bisa dikenakan biaya bila memanfaatkan fasilitas hotel. (bev/ol)