Penumpang Feri Tujuan Sumba Timur dan Sarai Wajib Kantongi Surat Bebas Covid-19

berbagi di:
img-20210119-wa0015

 

Salah satu Feri Pelabuhan Bolok Kupang.

 

 
Putra Bali Mula

 

 

PEMERINTAH Kabupaten Sumba Timur dan Sabu Raijua (Sarai) akan mengawasi lebih ketat para pelaku perjalanan dari luar termasuk dari Kota Kupang untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal tersebut diumumkan secara resmi melalui surat edaran kedua pemerintah kabupaten tersebut yang diterima VN pada Selasa (19/1). Surat edaran inipun diketahui telah didiskusikan dengan GM ASDP Cabang Kupang dan jajaran manajemen ASDP Kupang.

Untuk Surat Edaran Bupati Sumba Timur adalah tentang peningkatan kewaspadaan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pada ketentuan nomor 13 dalam surat edaran tersebut disebutkan pelaku perjalanan yang masuk melalui jalur laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif rapid antigen maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Ini berlaku untuk pelaku perjalanan dari Kupang, Aimere dan Sabu yang akan masuk ke wilayah Sumba Timur.

Namun sehubungan belum adanya alat rapid test di Sabu dan Aimere maka untuk kedua daerah tersebut diimbau untuk dapat menggunakan Surat Sehat dan Bebas influenza.

Sementara berdasarkan Surat Edaran Bupati Sabu Raijua yang diterima VN pada Selasa (19/1) juga diberlakukan peraturan serupa. Seluruh pelaku perjalanan yang menuju Sabu Raijua termasuk yang menggunakan Feri ASDP wajib memiliki Surat Bebas Covid-19 yaitu hasil non reakif dari rapid antigen atau swab test yang negatif.

Sementara untuk penumpang yang akan Ke Kalabahi menggunakan kapal ASDP pun wajib memakai masker, karena apabila tidak ditaati maka akan dipulangkan kembali atau diisolasi di angkutan tersebut.

General Manager ASDP Indonesia Ferry PT. Persero Cabang Kupang, Cut Prayitno melalui Manager Usaha ASDP Indonesia Ferry PT. Persero Cabang Kupang, Hermin Welkis membenarkan hal ini saat dikonfirmasi VN. Demikian keputusan dua kabupaten melalui surat edaran yang diterbitkan ini perlu dipatuhi oleh calon penumpang yang akan menuju Sumba Timur dan Sabu Raijua.

“Sesuai surat edaran dari dua kabupaten ini maka penumpang perlu taat dengan memiliki surat bebas Covid-19,” jawab Hermin. (Yan/ol)